Houthi dilaporkan membuat kemajuan signifikan di Yaman bagian barat daya dan barat, dengan merebut pesisir Laut Merah serta sejumlah permukiman di dekat Selat Bab el-Mandeb, termasuk pelabuhan penting Mokha.
AS, Suarathailand- Financial Times mengutip sejumlah sumber, Selasa, melaporkan Amerika Serikat menolak memberikan dukungan udara kepada Arab Saudi dalam konfliknya dengan gerakan militer-politik Houthi yang menguasai wilayah utara Yaman karena fokus Washington tertuju pada Iran.
Washington merespons bahwa pihaknya tidak bersedia melakukan intervensi perlindungan udara yang diminta Saudi karena sedang fokus pada perang dengan Iran.
Sementara itu seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan bahwa AS terus menjalin kontak dengan Arab Saudi.
Axios sebelumnya melaporkan Trump menolak permintaan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud untuk melancarkan serangan terhadap Houthi di Yaman.
Adapun situasi di Yaman meningkat pada pertengahan Juli ketika pasukan pro-pemerintah menyerang Bandara Sana'a saat sebuah pesawat dari Iran yang membawa delegasi pemimpin Houthi sedang mendarat.
Houthi menyalahkan Arab Saudi atas serangan yang terjadi di ibu kota Yaman tersebut. Kelompok itu kemudian menyatakan perang terhadap Saudi hingga blokade di sekitar wilayah yang mereka kuasai dicabut.
Houthi dilaporkan membuat kemajuan signifikan di Yaman bagian barat daya dan barat, dengan merebut pesisir Laut Merah serta sejumlah permukiman di dekat Selat Bab el-Mandeb, termasuk pelabuhan penting Mokha.



