Kebakaran terjadi di Rong Beer Na Ladprao beberapa menit sebelum tengah malam pada Minggu pekan lalu, 12 Juli. Saat itu, terdapat sekitar 300 pelanggan di gedung beton satu lantai tersebut.
Bangkok, Suarathailand- Bangkok Post melaporkan korban tewas dalam kebakaran pub Rong Beer Na Ladprao di distrik Chatuchak, Bangkok, telah meningkat menjadi 34 orang, dengan satu lagi korban yang dirawat di rumah sakit meninggal dunia akibat luka-luka.

Sementara itu Kantor distrik Chatuchak melaporkan kematian terbaru pada hari Minggu. Pengumuman tersebut menyatakan bahwa semua jenazah yang terbakar telah diidentifikasi. Tujuh korban yang dirawat di rumah sakit meninggal dunia akibat luka-luka mereka. 27 lainnya meninggal di tempat kejadian kebakaran.
Hingga Minggu siang, terdapat 70 korban luka - 13 luka serius (tingkat merah), sembilan luka sedang (tingkat kuning) dan 48 luka ringan (tingkat hijau). Semua korban tingkat hijau telah dipulangkan dari rumah sakit.
Korban terbaru yang meninggal dunia dilaporkan adalah seorang wanita berusia 20 tahun yang menderita luka bakar di seluruh tubuhnya dan telah dirawat di Rumah Sakit Phramongkutklao setelah kebakaran.

Kebakaran terjadi di Rong Beer Na Ladprao beberapa menit sebelum tengah malam pada Minggu pekan lalu, 12 Juli. Saat itu, terdapat sekitar 300 pelanggan di gedung beton satu lantai tersebut.
Video menunjukkan semburan api yang kuat keluar dari pintu masuk pub. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu setengah jam untuk mengendalikannya. Sebagian besar korban dilaporkan meninggal karena menghirup asap setelah terjebak di dalam gedung, di mana pintu keluar darurat dilaporkan kurang ditandai dan sebagian terblokir.
Pada hari Jumat, Kepala Kepolisian Bangkok, Pol Lt Gen Sayam Boonsom, mengatakan otopsi menemukan jejak karbon monoksida dan hidrogen sianida dalam darah korban. Campuran gas ini akan secara tiba-tiba menghambat penyerapan oksigen dan dapat membunuh orang hanya dalam empat menit.
Analisis forensik akan menentukan sumber gas mematikan tersebut, yang awalnya diduga berasal dari Styrofoam yang terbakar. Polisi yang menyelamatkan korban dari aula bir yang terbakar juga menghirup gas tersebut, menurut hasil tes, kata Pol Lt Gen Sayam.




