Update Banjir Nepal: 1.377 Tewas, 5.130 Hilang, 13.656 Diselamatkan

Sejauh ini, 13.656 orang telah diselamatkan dari wilayah yang terdampak banjir.


Nepal, Suarathailand- Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Nepal meningkat menjadi 1.377 jiwa pada Kamis (10 September 2026) seiring ditemukannya lebih banyak jenazah di distrik-distrik terdampak, sementara operasi pencarian dan penyelamatan terus berlanjut untuk lebih dari 5.000 orang yang hilang, menurut keterangan pihak berwenang.

Setidaknya 364 jenazah telah ditemukan di distrik Chitwan, 228 di Nawalparasi Timur, 222 di Nawalparasi Barat, dan 198 di Nuwakot, menurut Otoritas Nasional Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana (NDRRMA).

Selain itu, sebanyak 178 jenazah ditemukan di Rasuwa, 77 di Gorkha, 70 di Dhading, dan 38 di Tanahu, demikian laporan tersebut menyebutkan.

Dua korban banjir meninggal dunia saat menjalani perawatan di Kathmandu.

Komando gabungan personel keamanan terus melanjutkan operasi pencarian dan penyelamatan bagi orang-orang yang hilang, yang diperkirakan berjumlah 5.130 jiwa.

Sejauh ini, 13.656 orang telah diselamatkan dari wilayah yang terdampak banjir.

Banjir bandang tersebut, yang dipicu oleh longsoran es dan batuan di dekat perbatasan Nepal-Tibet pada 26 Agustus, meluluhlantakkan kota dan desa di wilayah utara dan tengah Nepal.

Sungai Bhotekoshi, yang mengalir ke arah selatan dari wilayah perbatasan Himalaya, membawa air banjir ke hilir, menghanyutkan rumah, kendaraan, jalan, dan jembatan, serta merusak proyek-proyek pembangkit listrik tenaga air.

Bencana ini juga menewaskan sedikitnya 43 orang di wilayah Tiongkok, sementara lebih dari 500 orang masih dinyatakan hilang di Tibet, menurut laporan media Tiongkok.

Share: