Prancis bergabung dengan Swedia, Skotlandia, Italia, dan Belgia dalam menarik dukungan bagi pencalonan Infantino untuk masa jabatan berikutnya
Paris, Suarathailand- Anadolu melaporkan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) telah menarik dukungannya terhadap pencalonan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk masa jabatan berikutnya, demikian dilaporkan oleh penyiar Prancis, Franceinfo, pada hari Kamis.
Keputusan tersebut diumumkan setelah rapat komite eksekutif FFF pada hari Kamis.
Saat ini, Infantino merupakan satu-satunya kandidat yang telah menyatakan diri maju dalam pemilihan presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Maret di Rabat, Maroko.
Para calon penantang potensial memiliki waktu hingga 18 November untuk mendaftarkan diri dalam pemilihan tersebut.
Keputusan Prancis ini menyusul langkah serupa yang diambil oleh beberapa federasi sepak bola nasional lainnya—termasuk Swedia, Skotlandia, Italia, dan Belgia—yang juga telah menarik dukungan mereka terhadap Infantino.
Infantino menghadapi kritik yang terus meningkat sejak Piala Dunia 2026, di mana perselisihan mengenai kepemimpinannya turut memicu perpecahan dalam dunia sepak bola.
Salah satu isu yang paling kontroversial adalah usulan FIFA untuk membentuk perusahaan komersial yang memungkinkan investor swasta mengakuisisi saham sebesar 20% dalam pengelolaan hak komersial Piala Dunia.
Usulan tersebut disusun tanpa berkonsultasi dengan asosiasi anggota FIFA dan menuai penentangan keras, hingga akhirnya Infantino membatalkannya beberapa hari kemudian.
Meskipun ada penarikan dukungan tersebut, Infantino tetap menjadi satu-satunya kandidat yang telah menyatakan diri maju dalam pemilihan bulan Maret mendatang.



