Insiden ini terjadi saat kapal asing sedang berlabuh untuk perbaikan di kota Qingdao.
China, Suarathailand- Xinhua melaporkan setidaknya 20 orang tewas dan lima orang lainnya masih dinyatakan hilang setelah sebuah kapal kargo terbakar di Tiongkok timur.
Kapal kargo asing tersebut terbakar saat sedang menjalani perawatan di galangan kapal Qingdao Beihai di kota Qingdao, Provinsi Shandong, sekitar pukul 11.15 pagi waktu setempat (03.15 GMT).
Setidaknya 42 orang berada di atas kapal saat kebakaran terjadi.
Menyusul kecelakaan tersebut, Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan adanya "upaya untuk mencegah kecelakaan besar."
Xi menekankan perlunya "mempercepat pencarian dan penyelamatan orang-orang yang hilang, menangani dampak pascakejadian dengan baik serta memberikan penghiburan dan dukungan, serta segera menyelidiki penyebab kecelakaan dan meminta pertanggungjawaban pihak-pihak terkait sesuai hukum yang berlaku."
Kementerian Manajemen Darurat telah mengirimkan tim ke lokasi kejadian, sementara otoritas setempat di Shandong mengerahkan sumber daya untuk melakukan penanganan insiden secara menyeluruh di lokasi.
Xi menyatakan bahwa seluruh wilayah dan instansi terkait "harus memetik pelajaran berharga" dari insiden ini, serta "menyelidiki dan membenahi segala bentuk potensi bahaya kebakaran secara menyeluruh."



