Bangkok, Suarathailand- Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand telah menetapkan target untuk menyambut lebih dari 33,2 juta wisatawan asing pada akhir tahun 2026.
Negara ini mengejar strategi "Nilai di atas Volume", bertujuan untuk menjadi "Destinasi Berkualitas" yang memprioritaskan pendapatan, standar layanan, dan keberlanjutan di atas sekadar jumlah pengunjung.
Kemajuan menuju tujuan ini terlihat jelas, dengan 14,03 juta wisatawan asing tiba dalam lima bulan pertama tahun 2026.

Keberhasilan destinasi seperti Koh Samui, yang baru-baru ini dinobatkan sebagai "Pulau Terbaik 2026," digunakan sebagai model untuk meningkatkan area wisata lainnya di bawah pendekatan yang berfokus pada kualitas ini.
Natthriya Thaweevong, Sekretaris Tetap Pariwisata dan Olahraga, mengungkapkan bahwa sektor pariwisata Thailand terus menunjukkan tanda-tanda positif.
Dalam lima bulan pertama tahun 2026 (JanuariāMei), Thailand menyambut total 14,03 juta wisatawan asing, yang mencerminkan kepercayaan wisatawan global terhadap Thailand dan memperkuat potensi negara ini sebagai salah satu destinasi wisata terkemuka di dunia.

Meskipun sektor pariwisata global masih menghadapi persaingan ketat dan tantangan ekonomi internasional, Thailand mempertahankan jumlah wisatawan asingnya di atas 14 juta selama lima bulan pertama untuk tahun ketiga berturut-turut, mencatat 14,76 juta pada tahun 2024, 14,36 juta pada tahun 2025, dan 14,03 juta pada tahun 2026.
Hal ini mencerminkan kekuatan industri pariwisata Thailand dan efektivitas implementasi kebijakan pemerintah yang berkelanjutan.
Sekretaris tetap menyatakan bahwa kementerian terus mendorong strategi pariwisata di bawah kebijakan pemerintah dengan konsep "Nilai di atas Volume", bertujuan mengangkat Thailand dari destinasi wisata populer menjadi "Destinasi Berkualitas" yang menciptakan nilai ekonomi, mendistribusikan pendapatan kepada masyarakat, meningkatkan standar layanan, memastikan keamanan, dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan dalam semua dimensinya.
Keberhasilan Thailand juga tercermin dalam pengakuan internasional.
Baru-baru ini, Koh Samui terpilih sebagai "Pulau Terbaik 2026" di kawasan Asia-Pasifik pada Travel + Leisure Luxury Awards Asia Pacific 2026, berdasarkan suara dari pembaca majalah perjalanan global terkemuka tersebut.
Keberhasilan tersebut mencerminkan potensi Thailand dalam mengembangkan destinasi wisata berkualitas yang dapat menawarkan pengalaman premium di samping konservasi sumber daya alam, cara hidup masyarakat, dan layanan standar, sejalan dengan arah pengembangan Destinasi Berkualitas pemerintah.
Koh Samui dianggap sebagai destinasi unggulan yang dipilih oleh wisatawan asing, serupa dengan Bangkok, Chiang Mai, Phuket, dan Pattaya.
Dari awal tahun hingga Selasa (31 Maret 2026), lebih dari 1.006.112 wisatawan asing mengunjungi Koh Samui, menghasilkan pendapatan lebih dari THB25.531,85 juta.
Pulau ini merupakan destinasi populer bagi wisatawan dari Jerman, Inggris, Israel, Prancis, dan Tiongkok.
"Tujuan Thailand tidak hanya mengukur keberhasilan berdasarkan jumlah pengunjung, tetapi memprioritaskan kualitas wisatawan, pendapatan yang dihasilkan, dan manfaat yang didistribusikan kepada masyarakat dan pengusaha di semua bidang, menjadikan pariwisata sebagai mesin utama untuk mendorong perekonomian negara secara stabil dan berkelanjutan."
Natthriya menambahkan bahwa pada paruh kedua tahun ini, Kementerian Pariwisata dan Olahraga akan mengintegrasikan kerja sama dengan semua sektor untuk terus menyelenggarakan kegiatan, festival, dan acara internasional, sambil mendorong pariwisata kesehatan, pariwisata olahraga, pariwisata berbasis komunitas, dan pariwisata budaya.
Hal ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman berharga bagi wisatawan dan meningkatkan daya saing Thailand di panggung global, dengan menggunakan keberhasilan destinasi berkualitas seperti Koh Samui sebagai model untuk meningkatkan destinasi lain di seluruh negeri.
Didukung oleh faktor-faktor ini, Kementerian Pariwisata dan Olahraga yakin bahwa Thailand akan mampu menyambut lebih dari 33,2 juta wisatawan asing pada tahun 2026, menghasilkan pendapatan bagi perekonomian dan mengangkat pariwisata Thailand ke pertumbuhan yang seimbang, berkualitas tinggi, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.




