Pentagon juga mengakui bahwa puluhan pesawat AS hancur atau rusak dalam serangan tersebut.
AS, Suarathailand- Sputnik melaporkan serangan Iran merusak dan menghancurkan ratusan fasilitas di pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah selama Operasi Epic Fury, menurut laporan Lead Inspector General.
“Serangan Iran merusak dan menghancurkan ratusan bangunan dan struktur di pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Irak, Oman, dan Yordania selama konflik,” demikian isi dokumen tersebut.
Selain itu Pentagon juga mengakui bahwa puluhan pesawat AS hancur atau rusak dalam serangan tersebut.
Amerika Serikat dan Israel sebelumnya mulai menyerang sejumlah target di Iran, yang memicu serangan balasan dari pihak Iran.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani memorandum untuk menghentikan permusuhan, meskipun keduanya kemudian kembali saling melancarkan serangan. Hingga saat ini, konflik tersebut belum terselesaikan.
Sementara pada hari-hari awal konflik, serangan balasan Iran terhadap negara-negara Teluk menyebabkan kerusakan serius pada sedikitnya sembilan fasilitas militer AS di Bahrain, Kuwait, Irak, Uni Emirat Arab, dan Qatar, menurut CNN.



