Publikasi menyatakan tiga pejabat militer dan seorang juru bicara Pentagon memberikan keterangan yang saling bertentangan soal ini.
AS, Suarathailand- The New York Times melaporkan jumlah tentara Amerika Serikat (AS) yang terluka dalam operasi militer AS terhadap Iran meningkat menjadi 624 orang.
The New York Times menyebut Pentagon mulai memublikasikan informasi secara terpisah mengenai korban yang terjadi sejak 7 Juli, ketika putaran eskalasi terbaru dimulai, dan korban sejak operasi militer pertama kali dimulai pada Februari.
The New York Times melaporkan jumlah resmi personel militer yang terluka sejak 7 Juli kini tercatat sebanyak 207 orang, sehingga total korban luka sejak konflik dimulai menjadi 624 orang, menurut laporan tersebut.
Angka kematian personel militer AS dalam konflik dengan Iran yang tercantum di situs web Pentagon dilaporkan tiba-tiba menurun.
Publikasi tersebut menyatakan tiga pejabat militer dan seorang juru bicara Pentagon memberikan keterangan yang saling bertentangan mengenai insiden tersebut.
Juru bicara Pentagon Sean Parnell membantah laporan The New York Times dan menyebutnya sebagai kebohongan. (Foto: Dok tentara AS yang meninggal)



