Tragis, Pasutri dan 30 Kucing Tewas dalam Kebakaran Rumah di Thailand

Media melaporkan bahwa dua ekor kucing selamat setelah diselamatkan oleh petugas yang memberikan resusitasi jantung paru (RJP). 


Nonthaburi, Suarathailand- Sepasang kekasih dan sekitar 30 kucing peliharaan mereka tewas dalam kebakaran rumah pada dini hari Senin; tim penyelamat kemudian menemukan sebuah tungku arang dan wadah bensin di dalam kamar tidur.

Dua ekor kucing milik pasangan tersebut berhasil diselamatkan dan sedang dalam masa pemulihan setelah menjalani resusitasi.

Menurut Inspektur Muda Polisi Alongkorn Meesri, wakil inspektur penyelidikan di Bang Si Muang, layanan darurat menanggapi laporan kebakaran di sebuah rumah di kawasan perumahan mewah di Jalan Ratchaphruek-Nonthaburi 1, Tambon Bang Si Muang, Distrik Muang, sekitar pukul 00.10 dini hari.

Mereka melaporkan bahwa sebuah rumah dua lantai seluas 320 meter persegi sedang terbakar, dengan kobaran api melalap lantai dua. Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Seorang pria dan seorang wanita kemudian ditemukan tewas di atas tempat tidur, dengan tungku arang dan sisa-sisa jeriken berkapasitas 20 liter yang sebelumnya berisi bensin berada di dekat mereka. Identitas pasangan tersebut belum dipastikan. Petugas menyatakan bahwa jenazah keduanya mengalami luka bakar parah.

Media melaporkan bahwa dua ekor kucing selamat setelah diselamatkan oleh petugas yang memberikan resusitasi jantung paru (RJP). 

Jam Laotoom (45), seorang petugas pemadam kebakaran dari Yayasan Ruamkatanyu, mengatakan bahwa saat mereka menyemprotkan air ke arah kobaran api, mereka melihat api merambat ke sebuah kamar tidur di lantai dua.

Mereka menaiki tangga untuk memeriksa dan melihat wadah bahan bakar berukuran besar di dalam ruangan tersebut, ujarnya. Saat mereka menyemprotkan air ke arah wadah itu, terjadi ledakan berulang kali. Ruangan itu adalah kamar tidur pasangan yang tewas tersebut. Pintu kamar mandi juga kemudian ditemukan dalam keadaan terkunci.

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk mengendalikan kobaran api.

Pemeriksaan lanjutan menemukan bahwa lantai satu tidak mengalami kerusakan, namun ditemukan bercak-bercak bensin yang tepercik di berbagai area rumah, menurut keterangan polisi Bang Si Muang. 

Seorang tetangga memberi tahu polisi bahwa sebelum kebakaran terjadi, terdengar suara keras seperti ada sesuatu yang jatuh ke lantai di dalam rumah tersebut. Menurut tetangga itu, pasangan tersebut adalah pedagang mata uang kripto.

Polisi menyatakan bahwa penyelidikan mengenai penyebab kebakaran masih terus berlangsung.

Share: