Sebanyak 182 rumah rusak berat dan 1.681 rumah rusak sebagian akibat siklon tropis Luis dan Maymay.
Filipina, Suarathailand- Badan Pertahanan Sipil (OCD) Filipina melaporkan jumlah warga meninggal dunia akibat fenomena siklon tropis Luis dan Maymay serta angin monsun barat daya atau habagat di Filipina mencapai 23 orang. Sedangkan warga yang terdampak telah meningkat menjadi sekitar 5,08 juta orang.

Juru Bicara OCD Diego Mariano mengatakan warga yang terdampak setara dengan 1,45 juta keluarga di sejumlah daerah. Mereka tersebar di Ilocos, Cagayan Valley, Central Luzon, Bicol, Western Visayas, Zamboanga Peninsula, Calabarzon, Kotamadya Cordillera, area ibu kota negara, dan Mimaropa.
Sebanyak 523 pusat evakuasi telah menampung sebanyak 7.182 keluarga atau sekitar 24.893 orang, dengan jumlah bantuan yang telah disalurkan hingga saat ini sebanyak 734,1 juta peso Filipina (sekitar Rp212,72 miliar).
Korban tewas akibat bencana dilaporkan sebanyak 23 orang, yakni 15 orang di Benguet, tiga orang masing-masing di Rizal dan Batangas, serta satu orang masing-masing di La Union, dan Quezon.
Selain itu jumlah korban terluka tercatat sebanyak 17 orang, dan satu orang dinyatakan dalam pencarian.
Badan tersebut mencatat sebanyak 182 rumah rusak berat dan 1.681 rumah rusak sebagian.
Pemerintah pusat dan pemerintah daerah di 12 provinsi juga melakukan penyesuaian waktu kerja pada Senin akibat hujan lebat yang disebabkan oleh fenomena monsun itu.



