Thailand Tangkap Terduga Dalang Serangan Bom di Narathiwat

Aparat Thailand buru pelaku ketiga serangan bom di provinsi Narathiwat. 

Operasi gabungan antara polisi, militer, dan pejabat administrasi di provinsi Narathiwat berhasil menangkap tiga orang yang diduga mendalangi serangan bom di depan sebuah toko serba ada di distrik Chanae, Thailand selatan. Para tersangka mengakui kejahatannya, membuka jalan bagi perburuan pelaku keempat.

Pada dini hari kemarin, penegak hukum di provinsi Narathiwat meluncurkan pencarian terkoordinasi di tiga lokasi yang ditargetkan. Tindakan tegas ini menyusul informasi intelijen dari sumber-sumber lokal yang menunjukkan adanya kelompok beranggotakan empat orang yang dicurigai melakukan pemboman baru-baru ini di dekat tiang listrik dan ATM Bank Krungthai di depan toko Mini Big C di distrik Chanae.

Insiden yang terjadi pada tanggal 4 April tersebut merupakan bagian dari pola pencurian properti yang lebih besar dan dugaan serangan bom oleh kelompok tersebut.

Dua sasaran berlokasi di distrik Sri Sakhon, sedangkan sasaran ketiga berada di Chanae, tempat alat peledak ditanam. Penggeledahan mengarah ke rumah Annop Puteh, 21 tahun. Pihak berwenang menemukan pistol Smith & Wesson MP9c 9 mm dengan magasin berisi sembilan peluru. Lokasi kedua adalah kediaman Asree Jeha, 20 tahun, dan ketiga, rumah Salahudeen Jehena, 21 tahun.

Setelah penggeledahan, orang-orang tersebut dibawa untuk diinterogasi ke pusat interogasi khusus militer, dengan Annop diinterogasi di pusat Satuan Tugas 41 dan Asree dan Salahudeen di lokasi Satuan Tugas 46. 

Salahudeen mengakui keterlibatannya dalam penyerangan tersebut, mengungkapkan bahwa ia mengendarai sepeda motor Honda Wave berwarna biru dengan Annop sebagai penumpangnya, dan memasang bom di lokasi ATM.

Asree diidentifikasi sebagai pengemudi sepeda motor Honda Scoopy, dengan seorang pria bernama Mang sebagai penumpangnya yang meletakkan bom di dekat tiang listrik di area parkir, lapor KhaoSod.

Dengan pengakuan Salahudeen, pihak berwenang kini mengintensifkan upaya untuk menangkap buronan Mang, memastikan bahwa ia juga menghadapi proses hukum atas keterlibatannya dalam pengeboman tersebut. (thaiger)

Share: