Singapura dan Thailand Paling Rawan Kasus Penipuan Keuangan 2023, Indonesia?

Bank of Thailand melaporkan bahwa aplikasi phishing yang menyamar sebagai bank sah mengakibatkan kerugian melebihi satu miliar baht pada tahun 2023.

> Google melaporkan pada tahun 2023 telah menggagalkan 2,28 juta aplikasi yang melanggar kebijakan

> Kelompok usia 25-34 tahun di Indonesia, Singapura, Thailand, dan Vietnam rentan terhadap penipuan.


Laporan Google tahun 2023 menempatkan Thailand di antara tiga negara teratas di kawasan Asia-Pasifik dengan lonjakan penipuan keuangan yang signifikan pada 2023.

Aman Dayal, kepala operasi kepercayaan & keamanan Google Play Asia-Pasifik, menyatakan dalam konferensi pers online bahwa Singapura, Thailand, dan India adalah negara yang paling terkena dampak kasus penipuan keuangan online.

Dengan lebih dari 90% tingkat penetrasi ponsel cerdas, kawasan Asia-Pasifik adalah lahan subur bagi aktivitas penipuan. Para penipu sering kali mengeksploitasi rasa hormat yang tinggi terhadap otoritas di wilayah tersebut, dengan menyamar sebagai pejabat pemerintah atau perbankan untuk mengelabui korbannya.

Kesenjangan literasi digital di banyak wilayah di kawasan ini juga berkontribusi terhadap prevalensi penipuan online, pengguna ponsel berusia lanjut sangat rentan terhadap pesan-pesan yang menipu dan aplikasi-aplikasi berisiko.

Survei terbaru yang dilakukan Google mengidentifikasi demografi berusia 25 hingga 34 tahun di Indonesia, Singapura, Thailand, dan Vietnam sebagai kelompok yang paling rentan terhadap penipuan. Menanggapi hal ini, Google telah meningkatkan fitur Google Message di Singapura, Thailand, dan India, dimana tingkat penipuan melonjak tahun lalu.

Fitur pemindaian real-time Google Play Store, yang awalnya diperkenalkan di kawasan Asia-Pasifik, telah berhasil mendeteksi lebih dari lima juta aplikasi berbahaya baru, memberikan perlindungan global bagi pengguna. Selain itu, Google telah meluncurkan fitur Google Play Protect di Singapura dan Thailand, yang dirancang untuk memblokir aplikasi yang berpotensi berbahaya yang mencoba mengakses izin perangkat sensitif.

Bank of Thailand melaporkan bahwa aplikasi phishing yang menyamar sebagai bank sah mengakibatkan kerugian melebihi satu miliar baht pada tahun 2023. Annabelle Chow, psikolog klinis utama di Annabelle Psychology, menyoroti dampak emosional dari penipuan, menambahkan bahwa stigma yang terkait dengan penipuan sering kali menghalangi korban mencari bantuan.

Dia menekankan pentingnya meningkatkan empati untuk memfasilitasi diskusi terbuka tentang penipuan, sehingga meningkatkan langkah-langkah keamanan platform teknologi.

Google melaporkan pada tahun 2023 telah menggagalkan 2,28 juta aplikasi yang melanggar kebijakan untuk dipublikasikan di Google Play Store dan memblokir 333.000 akun pengembang jahat.

Investasi berkelanjutan Google dalam sistem pembelajaran mesin dan peningkatan proses peninjauan aplikasi adalah bagian dari langkah-langkahnya untuk melawan pelaku kejahatan. (Bangkok Post)

Share: