IRGC Pastikan Iran Mampu Lakukan Operasi Tempur Intensif Selama 6 Bulan

Iran berencana menggunakan rudal jarak jauh yang lebih canggih dan jarang digunakan dalam beberapa hari mendatang.


Teheran, Suarathailand- Iran mampu melakukan operasi tempur intensif setidaknya selama enam bulan, kata utusan Korps Garuda Revolusi Islam (IRGC), Ali Mohammad Naini, pada Minggu.

“Angkatan bersenjata Iran memiliki kemampuan untuk melancarkan perang intensif setidaknya selama enam bulan pada tingkat kecepatan saat ini,” kata Naini, seperti dikutip oleh penyiar pemerintah Iran.

Menurutnya, persenjataan militer Iran mencakup rudal balistik berat, rudal jelajah, serta berbagai jenis drone dan kapal serang, dan siap untuk menghadapi perang berskala besar dan berkepanjangan.

“Tidak ada alasan untuk khawatir,” kata Naini.

Dia juga menambahkan bahwa Iran berencana menggunakan rudal jarak jauh yang lebih canggih dan jarang digunakan dalam beberapa hari mendatang.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di kawasan Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya menyatakan bahwa serangan “preemptive” tersebut diperlukan untuk menghadapi ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran, tetapi mereka dengan segera menyatakan bahwa mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei gugur pada hari pertama operasi militer tersebut. Republik Islam Iran kemudian menyatakan masa berkabung selama 40 hari.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengutuk operasi militer AS-Israel dan menyerukan de-eskalasi segera serta penghentian permusuhan. Sputnik/RIA Novosti


Share: