>Keputusan tini didasarkan pada temuan yang menyimpulkan robot buatan luar negeri dapat menciptakan "risiko keamanan siber yang mengancam keamanan infrastruktur penting" dan "keselamatan dan keamanan" penduduk AS.
>Raksasa otomotif Korea Selatan Hyundai — mengakuisisi Boston Dynamics — berencana untuk membangun pabrik robotika di AS yang pada akhirnya akan memiliki kapasitas untuk memproduksi 30.000 unit per tahun.
AS, Suarathailand- Pemerintahan Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa menambahkan robot humanoid dan robot berkaki empat ke dalam daftar produk dan perusahaan yang dilarang diimpor ke Amerika Serikat dengan alasan keamanan nasional.
Sebagian besar robot humanoid yang dijual di AS diproduksi di luar negeri, khususnya di Tiongkok.
"Perangkat robot canggih" ditambahkan ke dalam daftar tersebut, demikian diumumkan oleh Komisi Komunikasi Federal (FCC) pada hari Selasa.
Jenis drone tertentu, serta perusahaan Tiongkok Huawei dan China Telecom, sudah ada dalam daftar tersebut, yang sekarang mencakup apa yang disebut FCC sebagai "robot bergerak" -- atau robot yang meniru cara manusia dan hewan berjalan dengan berdiri di atas dua atau empat kaki.
Keputusan tersebut didasarkan pada temuan dari gugus tugas yang dibentuk oleh Gedung Putih, yang menyimpulkan bahwa robot buatan luar negeri dapat menciptakan "risiko keamanan siber yang mengancam keamanan infrastruktur penting" dan "keselamatan dan keamanan" penduduk AS.
Namun, Pentagon dan Departemen Keamanan Dalam Negeri dapat memberikan pengecualian.
Sebagian besar robot humanoid saat ini digunakan untuk aplikasi industri di ruang terbatas, seperti pabrik mobil atau gudang penyimpanan.

Di antara contoh yang dikutip oleh gugus tugas adalah kasus programmer Prancis Sammy Azdoufal, yang dilaporkan mengakses data dari ribuan robot penyedot debu buatan pabrikan Tiongkok DJI.
Keputusan ini hanya berlaku untuk model baru dan bukan untuk model yang sudah dijual atau diizinkan di Amerika Serikat, dan muncul di tengah upaya pemerintahan Trump untuk meningkatkan manufaktur dalam negeri.
FCC juga menambahkan inverter buatan luar negeri ke dalam daftar — perangkat yang, di antara fungsi lainnya, mengubah arus searah dari baterai atau panel surya menjadi arus bolak-balik standar, yang dapat digunakan oleh jaringan listrik.
Beberapa perusahaan robotika sudah memproduksi beberapa robot humanoid di Amerika Serikat, termasuk Boston Dynamics, Tesla, Figure AI, dan Agility Robotics.
Raksasa otomotif Korea Selatan Hyundai — mengakuisisi Boston Dynamics — berencana untuk membangun pabrik robotika di AS yang pada akhirnya akan memiliki kapasitas untuk memproduksi 30.000 unit per tahun.
Tesla berencana untuk segera memulai produksi industri robot humanoid Optimus buatannya sendiri di dua pabrik di AS.
Perusahaan tersebut mengklaim akan memproduksi 1 juta robot setiap tahunnya di pabrik di Fremont, California, dan 10 juta robot setiap tahunnya di Austin, Texas.
Namun, upaya Tesla akan melibatkan perakitan, bukan produksi skala penuh.
Startup Figure AI yang sedang naik daun sudah merakit robot di pabriknya di San Jose, California, dan Agility memiliki pabrik di Salem, Oregon, di mana mereka dapat memproduksi hingga 10.000 robot setiap tahunnya.
Seorang pejabat pemerintahan Trump menjelaskan bahwa larangan tersebut mencakup robot yang telah dirakit sepenuhnya, serta robot yang dirakit di wilayah AS dengan lebih dari 35 persen komponennya diproduksi di luar negeri. (Foto: Dok robot humanoid buatan China)



