Sumber militer Yaman mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Houthi menembakkan 15 rudal ke berbagai target di Kota Marib, Yaman timur laut.
Yaman, Suarathailand- Sputnik melaporkan Wakil Gubernur Provinsi Shabwa Fahd Al-Khulaifi mengatakan serangan terbaru gerakan Ansar Allah yang juga dikenal sebagai Houthi terhadap posisi pasukan pemerintah Yaman mengindikasikan eskalasi baru yang dapat memicu konflik berskala besar.
"Tak diragukan lagi bahwa serangan Houthi terhadap kamp-kamp pasukan Yaman di daerah Al-Ruwaik, Provinsi Marib, menggunakan delapan rudal balistik dan sejumlah drone telah menciptakan preseden berbahaya yang menghapus apa yang tersisa dari periode de-eskalasi sebelumnya," kata Al-Khulaifi.
Al-Khulaifi mengatakan situasi tersebut menunjukkan eskalasi lebih lanjut antara pemerintah yang diakui secara internasional dan Houthi, khususnya di tengah perkembangan terkini di Selat Bab el-Mandeb serta serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah.
Sumber militer Yaman mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Houthi menembakkan 15 rudal ke berbagai target di Kota Marib, Yaman timur laut.
Yaman telah terlibat dalam konflik berkepanjangan antara pemerintah yang diakui secara internasional dan Houthi, yang oleh PBB disebut sebagai salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
Sejak September 2014, Houthi telah menguasai sebagian besar provinsi di wilayah tengah dan utara Yaman, termasuk Sanaa.
Pada Maret 2015, koalisi yang dipimpin Arab Saudi turun tangan untuk mendukung pemerintah Yaman. Menurut PBB, konflik tersebut telah menewaskan 377.000 orang dan menyebabkan kerugian ekonomi sebesar 126 miliar dolar AS (sekitar Rp22.429 triliun), serta berdampak terhadap sekitar 80 persen penduduk.



