Otoritas China Selidiki Pesawat Kecil Tabrak Gedung Tertinggi di Beijing

Tabrakan tersebut menyebarkan puing-puing di seluruh kawasan bisnis pusat dan menyebabkan evakuasi segera gedung pencakar langit setinggi 109 lantai tersebut.


Beijing, Suarathailand- South China Morning Post melaporkan sebuah pesawat seukuran mobil menabrak gedung tertinggi Beijing, Menara CITIC, pada hari Jumat, sementara polisi menutup jalan di sekitar gedung pencakar langit dan menghentikan orang-orang yang lewat untuk merekam kejadian tersebut.

Tabrakan ini melibatkan pesawat sport penumpang tunggal Sunward SA 60L Aurora buatan dalam negeri. Tabrakan tersebut menyebarkan puing-puing di seluruh kawasan bisnis pusat dan menyebabkan evakuasi segera gedung pencakar langit setinggi 109 lantai tersebut.

Pesawat dilaporkan terdaftar atas nama Shuangyue General Aviation, penyedia pelatihan penerbangan regional, lapor New York Times. Keberadaan dan identitas pilot tidak diketahui.

Video yang diambil dari gedung terdekat oleh seorang saksi menunjukkan truk pemadam kebakaran menyemprotkan air ke asap yang keluar dari menara setinggi 528 meter tersebut.

Orang-orang yang dievakuasi dari gedung berkumpul di jalan-jalan dekat pintu masuk, bersama dengan truk pemadam kebakaran, mobil polisi, dan ambulans. Di atas sana, lampu-lampu terang sesekali berkedip di sekitar lubang di sisi gedung saat pekerjaan perbaikan sedang berlangsung.

Bagian ekor pesawat terlihat di tanah, dan kaca depan taksi tampak hancur akibat puing-puing yang berjatuhan.

Gedung tersebut, yang juga dikenal sebagai China Zun, adalah kantor pusat konglomerat milik negara CITIC Group.

Terdapat banyak polisi di lokasi kejadian, dengan beberapa jalan masuk ditutup untuk kendaraan. Polisi mencegah beberapa orang mengambil gambar dan meminta orang lain untuk menghapus foto yang telah mereka ambil sambil mengarahkan orang-orang menjauh dari gedung.

Dua panel kaca di lantai atas rusak. Belum ada komentar resmi segera. Pemerintah kota Beijing tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui faks dari Reuters di luar jam kerja.

Seorang kurir yang diwawancarai Reuters di dekat gedung tersebut mengatakan bahwa ia bergegas ke Menara CITIC sekitar pukul 6 sore waktu setempat dari lokasi terdekat setelah mendengar suara benturan keras saat sebuah pesawat seukuran mobil menabrak gedung tersebut.

“Suaranya sangat keras — lebih keras daripada kembang api,” katanya.

Ia mengatakan telah merekam video pesawat yang mencuat dari gedung, tetapi kemudian menghapusnya karena takut tertangkap polisi. 

Kurir lain yang diwawancarai Reuters mengatakan dia datang ke lokasi kejadian setelah melihat gambar media sosial yang belum diverifikasi yang menunjukkan puing-puing pesawat kecil di jalan di sebelah gedung.

Unggahan media sosial tentang gedung tersebut pada hari Jumat dengan cepat dihapus dari media sosial Tiongkok. Pencarian nama gedung tersebut di aplikasi Xiaohongshu hanya menghasilkan unggahan tertanggal Kamis.

Puluhan mobil polisi dan beberapa truk pemadam kebakaran berjejer di jalan-jalan sekitar gedung.

Seorang petugas polisi menyuruh wartawan Reuters untuk meninggalkan lokasi kejadian. Ketika ditanya mengapa mereka harus pergi, petugas polisi itu berkata: “Kita semua tahu alasannya!”



Share: