China Ingin BRICS Dorong Penyelesaian Konflik di Timteng dan Ukraina

China berharap dapat mendorong semua pihak dalam menyelesaikan perselisihan melalui dialog dan perundingan, serta bekerja sama dengan negara-negara anggota BRICS lainnya.


Beijing, Suarathailand- Sputnik melaporkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning menyatakan China ingin bekerja sama dengan negara-negara BRICS lainnya untuk mendorong penyelesaian politik atas konflik yang masih berlangsung di Ukraina dan Timur Tengah.

"China mengedepankan konsep keamanan yang komprehensif, berbasis kerja sama, dan berkelanjutan. Kami berkomitmen mendorong penyelesaian politik terhadap krisis-krisis tersebut melalui dialog," kata Mao dalam konferensi pers di Beijing, Jumat.

Mao Ning menyampaikan hal itu menjelang KTT BRICS yang akan berlangsung di India pada akhir pekan ini, di tengah konflik yang masih terus mendera Ukraina dan Timur Tengah.

China berharap dapat mendorong semua pihak dalam menyelesaikan perselisihan melalui dialog dan perundingan, serta bekerja sama dengan negara-negara anggota BRICS lainnya, imbuh Mao.

BRICS merupakan kelompok antarnegara yang dibentuk pada 2006 oleh Rusia, China, India, dan Brasil. Afrika Selatan bergabung dengan BRICS pada 2011.

Sejumlah negara lain juga bergabung dengan kelompok tersebut sejak 2024.

India memegang posisi ketua BRICS secara bergilir pada tahun ini.



Share: