Penyebab utama kecelakaan di jalan raya pada arus mudik Songkran adalah mengebut (37,22%).
Korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Thailand pada 7 hari periode berbahaya capai 162 orang. Korban luka 1.279 dari 1.259 jumlah kecelakaan lalu lintas.
Asisten Kapolri, Letjen Pol Kornchai Klaiklueng, mengatakan banyak orang sudah mulai kembali ke Bangkok dan kota-kota besar lainnya, sehingga membuka kemungkinan lebih banyak kecelakaan dan lalu lintas padat.
Sebagai bagian dari langkah-langkah untuk menjamin keselamatan, Polisi Lalu Lintas akan berkoordinasi dengan rekan-rekan provinsi dan mengintensifkan pemeriksaan di semua penghalang jalan, terutama di dekat tempat acara dan pada malam hari.

Sementara itu, penyebab utama kecelakaan di jalan raya adalah mengebut (37,22%) diikuti oleh mengemudi dalam keadaan mabuk (25,87%) dan jarak pandang yang buruk (15,46%). Sebagian besar atau 87,51% kecelakaan melibatkan sepeda motor, dan sebagian besar kecelakaan (20,92%) melibatkan orang berusia antara 20 dan 29 tahun.
Provinsi Nan melaporkan jumlah kecelakaan dan cedera tertinggi masing-masing yaitu 14 dan 16 orang, sementara Nakhon Sawan melaporkan jumlah kematian tertinggi yaitu tiga orang.
Sementara itu, selama empat hari terakhir, daerah Nakhon Si Thammarat mencatat kecelakaan lalu lintas terbanyak (50) dan cedera terbanyak (54). Sementara itu, Bangkok dan Roi Et memimpin daftar korban jiwa dengan masing-masing 10 korban jiwa, meskipun 21 provinsi melaporkan tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas selama empat hari terakhir.




