Tingkat kematian kasus mencapai 48,4 persen. Sementara itu, sebanyak 1.671 pasien telah dinyatakan pulih.
Kongo, Suarathailand- Xinhua melaporkan situasi terbaru jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di negara di Kongo. Kasus Ebola telah menembus 7.000, dengan hampir 3.400 kematian.
Otoritas kesehatan Kongo telah mencatat 7.022 kasus terkonfirmasi dan 3.398 kematian hingga 10 September. Tingkat kematian kasus mencapai 48,4 persen. Sementara itu, sebanyak 1.671 pasien telah dinyatakan pulih.
Wabah tersebut kini telah berdampak pada 62 zona kesehatan di tujuh provinsi. Sud-Ubangi menjadi provinsi paling baru yang terdampak setelah satu kasus terkonfirmasi di wilayah itu, ungkap otoritas setempat pada Kamis (10/9).
Pasien tersebut, seorang pria berusia 23 tahun dengan riwayat perjalanan dari Provinsi Kivu Selatan, dilaporkan telah meninggal dunia.
Sud-Ubangi tidak berbatasan dengan satu pun dari enam provinsi yang sebelumnya telah melaporkan kasus terkonfirmasi Ebola, yaitu Ituri, Kivu Utara, Kivu Selatan, Haut-Uele, Tshopo, dan Bas-Uele.
Wabah saat ini, yang dinyatakan pada Mei lalu, menjadi epidemi Ebola terbesar dan paling mematikan dalam sejarah RD Kongo sekaligus wabah terbesar kedua di dunia.



