Teheran belum menentukan sikap mereka di dalam NPT jika perang kembali berlangsung di masa depan.
Teheran, Suarathailand- Sputnik melaporkan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Mohsen Rezaei memperingatkan Teheran dapat undur diri dari Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT) jika permusuhan militer terhadap Republik Islam Iran kembali terjadi.
"Dalam hal nuklir, prioritas kami adalah untuk membahas hak-hak kami, bukan untuk menerima pembatasan pada pihak Iran," kata Mohsen Rezaei.
eheran belum menentukan sikap mereka di dalam NPT jika perang kembali berlangsung di masa depan.
Wakil Ketua Parlemen Iran Ali Nikzad sebelumnya mengisyaratkan bahwa badan legislatif tersebut sedang mengkaji peluang Iran untuk mundur dari NPT.
Anggota Presidium di Parlemen Iran, Abbas Goudarzi, juga mengatakan penarikan diri Iran dari NPT merupakan langkah yang "sangat nyata dan mudah dicapai".
Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan besar-besaran terhadap Iran yang kemudian dibalas oleh Teheran.
AS dan Iran sebenarnya telah menyetujui memorandum untuk memulai proses pembahasan perjanjian perdamaian pada pertengahan Juni lalu, akan tetapi tiga pekan kemudian permusuhan kembali terjadi.



