Lebih dari 177.000 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti aksi secara nasional. Unjuk rasa terbesar diperkirakan berlangsung di Cologne dan Frankfurt am Main.
Berlin, Suarathailand- Sputnik melaporkan demonstran di Jerman berkumpul mengikuti unjuk rasa yang diselenggarakan gerakan Gen Z Decides yang dipimpin kaum muda di pusat Kota Berlin. Mereka menuntut pengunduran diri Kanselir Friedrich Merz.
"Pemerintah Jerman mengirimkan miliaran euro ke Ukraina saat ibu saya sedang sakit dan tidak mendapatkan perawatan yang dibutuhkannya," kata seorang demonstrandi Kota Berlin.
Demonstran tersebut mengkritik kebijakan pemerintah federal yang mendorong militerisasi serta memberikan dukungan finansial hingga militer kepada Ukraina. Sejumlah peserta aksi menyambut pernyataan itu dengan seruan dukungan.
Sebuah spanduk putih berukuran besar dibentangkan dalam aksi tersebut dengan tulisan hitam: "Merz harus mundur."
Menurut perkiraan panitia, ribuan orang lebih mengikuti aksi unjuk rasa di Berlin. Aksi serupa juga digelar pada Sabtu (31/10) di lebih dari 30 kota di Jerman.
Lebih dari 177.000 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti aksi secara nasional. Unjuk rasa terbesar diperkirakan berlangsung di Cologne dan Frankfurt am Main.
Para demonstran menyuarakan tuntutan reformasi pendidikan, pengendalian kenaikan biaya hidup, serta penolakan terhadap rencana pemberlakuan kembali wajib militer di Jerman.
Panitia menegaskan bahwa seluruh aksi tersebut berlangsung secara damai dan tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.
Para demonstran juga menyampaikan solidaritas kepada gerakan protes kaum muda di Prancis, Belgia, dan Spanyol.



