Arus Mudik Festival Songkran di Thailand: 25 Meninggal, 248 Luka

Ribuan orang Thailand melakukan perjalanan pulang kampung selama liburan Tahun Baru Songkran setiap tahun. 

Sebanyak 25 orang tewas dan 248 lainnya terluka dalam 234 kecelakaan lalu lintas pada hari Kamis (11/4), hari pertama menjelang Festival Tahun Baru Songkran di Thailand.

Ribuan orang Thailand melakukan perjalanan pulang kampung selama liburan Tahun Baru Songkran setiap tahunnya, dan lalu lintas yang padat, ngebut, dan mabuk sering mengakibatkan lonjakan jumlah kecelakaan di jalan raya selama periode ini.

Tahun ini, hari libur Songkran berlangsung dari tanggal 12 hingga 16 April, sehingga Pusat Keselamatan Jalan Raya mengumpulkan dan melaporkan statistik kecelakaan dari tanggal 11 hingga 17 April.

Angka kecelakaan jelang Songkran turun  masih lebih rendah 19,03% dibandingkan jumlah yang tercatat pada periode yang sama selama tiga tahun terakhir.

Jumlah korban luka dan kematian juga turun masing-masing 14,28% dan 21,88%, ujarnya. Provinsi Songkhla mencatat kecelakaan terbanyak yaitu 11 kasus, disusul masing-masing 10 kasus di Krabi dan Ayutthaya, serta sembilan kasus di Trang. Songkhla juga menduduki puncak daftar cedera, dengan 13 orang terluka, diikuti oleh 12 orang di Narathiwat dan 11 di Krabi.

Sementara itu, Bangkok melaporkan jumlah kematian tertinggi yaitu tiga orang, diikuti oleh masing-masing dua orang di Phitsanulok, Roi Et dan Ubon Ratchathani.

Dari kecelakaan yang dilaporkan pada hari Kamis, 86,07% melibatkan sepeda motor, 5,74% truk pick-up, dan 3,69% mobil. Pusat tersebut mengatakan tiga penyebab utama kecelakaan di jalan raya adalah ngebut (103 kasus), memotong jalur (49) dan mengemudi dalam keadaan mabuk (39).

Para pejabat menemukan bahwa tiga perilaku pengemudi yang paling berisiko adalah tidak menggunakan peralatan keselamatan (67,77%), ngebut (15,75%) dan mengonsumsi alkohol (10,99%). (the nation)

Share: