Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri sedang menyelisik informasi ini.
Peretas asal Brasil pemilik akun 'son1x' mengklaim memiliki data pribadi dan rahasia para anggota Polri beserta orang-orang terdekatnya pada Rabu, 17 November 2021.
Peretas asal Brasil itu juga mempersilakan setiap orang mengakses data pribadi anggota Polri yang dia bobol.
Sebanyak 28 ribu data pribadi anggota Polri disebar di Twitter. Dia mengatakan setiap orang tidak perlu ragu menggunakan data tersebut.
"Kebocoran ini berisi informasi pribadi dan kredensial pekerja Polri dan orang-orang yang terlibat dengannya," cuit son1x dalam bahasa Inggris, Kamis, 17 November 2021.
Akun Twitter son1x membeberkan alasan dirinya membobol data Polri. Dia menyatakan tidak mendukung pemerintah Indonesia atas perlakuan terhadap rakyatnya sendiri.
"Banyak orang Indonesia telah menghubungi saya berbicara tentang situasi kehidupan mereka di Indonesia. Jadi saya mengidentifikasi diri saya dengan mereka, dan memutuskan untuk membantu dengan apa pun yang saya bisa, jadi inilah alasan saya melakukan kebocoran ini," cuit akun tersebut.
Peretas itu juga mengaku membobol data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Kepada wartawan di Jakarta (18/11), Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri sedang turun tangan dan menyelisik informasi ini.




