Tiongkok Disorot karena Buka Pusat Dukungan dan Pelatihan Militer di Laos

"Kedua institusi yang dikelola dan dioperasikan bersama oleh kedua belah pihak ini bertujuan membantu Laos memperkuat pelatihan pilot angkatan udaranya," bunyi pernyataan tersebut.


Beijing, Suarathailand- Kementerian Pertahanan Nasional menyebut Tiongkok telah membuka pusat dukungan dan pelatihan militer baru di Laos.

Kementerian menyebut Pusat Dukungan dan Pelatihan Bersama Tiongkok-Laos serta Akademi Penerbangan Persahabatan Tiongkok-Laos kini telah beroperasi di sebuah bandara di Ban Keun.

"Kedua institusi yang dikelola dan dioperasikan bersama oleh kedua belah pihak ini bertujuan membantu Laos memperkuat pelatihan pilot angkatan udaranya," bunyi pernyataan tersebut.

Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Laos memiliki armada sekitar 30 hingga 40 pesawat aktif, yang sebagian besar merupakan helikopter utilitas dan angkut, ditambah sejumlah kecil pesawat latih jet ringan dan pesawat serang.

Kedutaan Besar Laos di Bangkok tidak menanggapi permintaan komentar mengenai fasilitas baru tersebut.

Tiongkok mengoperasikan pusat pelatihan dan dukungan bersama lainnya di pangkalan angkatan laut Ream di Kamboja, yang terletak di Teluk Thailand, serta sebuah pangkalan logistik di Djibouti.

Kamboja telah membantah adanya penempatan pasukan Tiongkok di Ream, namun Amerika Serikat telah menyatakan kekhawatiran mengenai semakin meluasnya kehadiran Tiongkok di sana.

Dalam pernyataannya, Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok menyebutkan bahwa operasi di Laos ini "tidak ditujukan terhadap pihak ketiga mana pun dan bertujuan untuk membantu memperdalam kerja sama praktis antara kedua militer serta berkontribusi dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan." (Foto: militer Laois)


Share: