Jumlah kunjungan turis ini berdasarkan data imigrasi Thailand, belum termasuk turis yang masuk jalur darat.
> Tiongkok merupakan pasar utama wisatawan asing ke Thailand.
? Kebijakan bebas visa mendongkrak kunjungan turis Tiongkok ke Thailand.

Thailand menyambut 9.370.297 pengunjung luar negeri sejak 1 Januari hingga 31 Maret 2024. Jumlah ini naik sebesar 44% dibandingkan tahun lalu.
Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand melaporkan 9,3 juta turis asing ini menghasilkan pendapatan pariwisata sekitar 454,65 miliar baht (sekitar Rp196 triliun) bagi pengusaha Thailand.
Tiongkok merupakan pasar utama wisatawan asing ke Thailand dengan jumlah kunjungan sebanyak 1,756,337 orang, diikuti oleh Malaysia (1,168,574 orang), Rusia (622,813 orang), Korea Selatan (558,873 orang), India (472,952 orang), Jerman (315,033 orang), Laos (308,097 orang), dan Inggris (290.486), Amerika (280.248) dan Jepang (271.427)
Kementerian menambahkan bahwa statistik ini hanya mencakup kedatangan yang diproses oleh Kantor Imigrasi, dan tidak mencakup mereka yang memasuki Thailand melalui jalur darat melalui jalur perbatasan.
Kementerian mengatakan bahwa faktor utama yang berkontribusi terhadap tren ini adalah kesepakatan bebas visa permanen untuk warga negara Thailand dan Tiongkok, dan peningkatan penerbangan ke Thailand yang ditawarkan oleh beberapa maskapai penerbangan.
Thailand dan Tiongkok telah sepakat untuk menghapuskan persyaratan visa bagi warga negaranya secara permanen mulai tanggal 1 Maret, sebuah kebijakan yang mulai berlaku segera setelah proses bebas visa sebelumnya berakhir.
Kebijakan bebas visa pemerintah diperkenalkan pada bulan September tahun lalu, dimulai dengan pembebasan visa selama 5 bulan bagi pengunjung dari Tiongkok dan Kazakhstan, diikuti oleh India dan Taiwan pada bulan November.
Kementerian telah menetapkan target pendapatan pada tahun 2024 sebesar 3,5 triliun baht, 2,3 triliun baht di antaranya berasal dari kedatangan asing sekitar 40 juta orang. Sementara wisatawan domestik akan menyumbang 1,2 triliun baht dari sekitar 200-220 juta perjalanan orang.




