Iran Peringatkan Keamanan di Kawasan untuk Semua atau Tidak Sama Sekali

Teheran, Suarathailand- Angkatan bersenjata Iran telah melancarkan gelombang baru serangan drone dan rudal skala besar terhadap target di wilayah pendudukan Israel dan aset AS di negara-negara regional, seiring agresi AS-Israel terhadap Iran memasuki minggu kedua.

Angkatan bersenjata Iran ini melancarkan gelombang serangan ke-34 di bawah Operasi Janji Sejati 4 pada hari Selasa, kata Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan.

"Peluncuran terkoordinasi rudal-rudal yang kuat dan strategis, termasuk seri Qadr, Emad, dan Fattah, bersamaan dengan rudal hipersonik Khyber telah mendorong medan perang melawan agresor AS dan Israel ke fase baru,” tambah pernyataan itu.

Pernyataan itu menyebutkan rudal Angkatan Udara Iran yang didahului oleh barisan depan drone ofensif, secara efektif menargetkan pasukan Amerika di pangkalan al-Dhafra dan al-Jafir di Uni Emirat Arab dan Yordania.

“Pangkalan militer di wilayah pendudukan utara, khususnya Pangkalan Udara Ramat David, bandara di Haifa, dan peluncur rudal militer Israel, dihantam oleh rudal Iran yang kuat,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

IRGC menegaskan kembali bahwa “upaya yang tidak konvensional, tidak sah, dan ilegal oleh agresor AS-Israel untuk menyerang infrastruktur Iran dan membantai warga sipil tidak akan dibiarkan begitu saja.”

IRGC juga meyakinkan daftar target potensial Iran untuk menyerang aset dan infrastruktur militer AS dan Israel di kawasan itu “sepuluh kali lebih besar daripada target yang tersedia bagi musuh yang melemah.”

Angkatan bersenjata Iran telah melakukan serangan balasan terhadap aset militer AS di negara-negara regional dan terhadap target di wilayah pendudukan Israel sejak AS dan Israel memulai perang agresi tanpa provokasi terhadap Iran pada 28 Februari.

Share: