Banyak negara di seluruh dunia yang menyimpan salinan Alquran. Namun yang paling menarik di museum Alquran di Provinsi Narathiwat, Thailand Selatan, ini masih menyimpan Alquran yang berusia berabad-abad hingga saat ini.
Provinsi Narathiwat, Thailand Selatan, memiliki keistimewaan dalam bidang pelestarian Alquran di dunia. Provinsi ini masih menjaga dan merawat sebanyak 79 mushaf Alquran ‘kuno’. Bahkan ada mushaf Alquran yang sudah berusia lebih dari seribu tahun.
Salah satu keistimewaan Alquran adalah kitab suci yang telah diwariskan lebih dari 1.400 tahun dan masih belum ada perubahan apa pun terhadap isinya. Karena keistimewaan ini, Alquran tetap terjaga dan terpelihara.
Banyak negara di seluruh dunia yang menyimpan salinan Alquran. Namun yang paling menarik di museum Alquran di Provinsi Narathiwat, Thailand Selatan, ini masih menyimpan Alquran yang berusia berabad-abad hingga saat ini.

Museum Alquran tersebut berada di sebuah madrasah di Chicken Endowment Hut, Yi Ngo, Provinsi Narathiwat, Thailand Selatan. Madrasah ini telah mengumpulkan dan melestarikan sekitar 79 mushaf Alquran kuno yang diperoleh dari berbagai sumber di seluruh dunia.
Kepala madrasah yang juga pengelola museum, Ustaz Muhammad Lutfi Haji Saman, mengatakan di museum ini terdapat lebih dari 70 mushaf Alquran tua, beberapa di antaranya berusia lebih dari 1.000 tahun. Termasuk ada Al-quran abad ke-16, merujuk pada abad yang berlangsung antara tahun 1501 hingga 1600. Di museum ini juga terdapat Alquran bertuliskan tinta dari air emas.

Museum ini telah beroperasi sejak tahun 2010 dan dipelopori oleh Ustaz Muhammad Lutfi yang membutuhkan waktu sekitar 15 tahun untuk mengumpulkan Alquran kuno untuk keperluan konservasi dan pameran.
Museum ini sebelumnya terletak di area ruang kelas lantai dasar sekolah agama dengan mempertimbangkan pameran sederhana berupa museum lokal.

Awalnya, ia mengumpulkan 13 mushaf Alquran lama dari warga sekitar. Selanjutnya, jumlah al-Quran terus bertambah karena penduduk lokal di provinsi Pattani, Yala, dan Narathiwat, secara bertahap menyerahkan kitab-kitab al-Quran mereka ke museum ini.
Beberapa mushaf Al-Quran juga diberikan oleh beberapa orang asing dari negara-negara ASEAN, serta orang-orang Arab. Saat ini, terdapat 79 mushaf Alquran tua dengan rentang usia 150 hingga 1.200 tahun yang telah melalui proses restorasi dan konservasi.





