Thailand Sambut 19,7 Juta Turis Asing dalam 8 Bulan dan Raup Rp516 Triliun

Tiongkok tetap menjadi pasar sumber wisatawan terbesar bagi Thailand dengan 3.330.481 pengunjung, diikuti oleh Malaysia dengan 2.496.831 pengunjung dan India dengan 1.456.696 pengunjung.


Bangkok, Suarathailand- Wisatawan mancanegara membelanjakan 957,62 miliar baht (Rp516 triliun) antara 1 Januari hingga 15 Agustus, sementara jumlah kedatangan mingguan turun 3,79% seiring meredanya perjalanan liburan.

Thailand menyambut 19,76 juta wisatawan mancanegara antara 1 Januari dan 15 Agustus, yang menghasilkan perkiraan belanja wisatawan sebesar 957,62 miliar baht (Rp516 triliun), meskipun jumlah kedatangan tercatat 2,91% lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menteri Pariwisata dan Olahraga Surasak Phancharoenworakul mengatakan pada hari Senin (17 Agustus) bahwa angka sementara menunjukkan adanya 19.759.655 kedatangan internasional selama periode tersebut.

Tiongkok tetap menjadi pasar sumber wisatawan terbesar bagi Thailand dengan 3.330.481 pengunjung, diikuti oleh Malaysia dengan 2.496.831 pengunjung dan India dengan 1.456.696 pengunjung.

Rusia menempati peringkat keempat dengan 1.140.441 kedatangan, sementara Korea Selatan berada di peringkat kelima dengan 729.367 kedatangan.


Kedatangan Mingguan Turun 3,79%

Thailand menerima 612.643 wisatawan mancanegara selama pekan tanggal 9–15 Agustus, turun 24.126 atau 3,79% dibandingkan pekan sebelumnya.

Angka tersebut mencerminkan rata-rata 87.520 kedatangan internasional per hari.

Pasar jarak dekat menyumbang 413.815 pengunjung, yang merupakan penurunan mingguan sebesar 1,76%. Kedatangan dari pasar jarak jauh turun lebih tajam, yakni sebesar 7,76% menjadi 198.828 pengunjung.

Kementerian mengaitkan perlambatan di pasar jarak dekat ini sebagian karena Tiongkok yang memasuki tahap akhir periode liburan musim panasnya.

Perjalanan dari Malaysia juga melambat menjelang libur panjang terkait peringatan Maulid Nabi (Maulidur Rasul) pada pekan berikutnya.

Kedatangan dari pasar jarak jauh juga melemah, terutama dari Eropa, di mana musim liburan musim panas sudah mendekati akhir. Thailand menyambut 19,76 juta wisatawan meskipun terjadi penurunan sebesar 2,9%

Jepang mencatatkan tren berbeda di tengah perlambatan mingguan secara umum

Jepang merupakan salah satu dari sedikit pasar utama yang mencatat pertumbuhan berkelanjutan, dengan jumlah kedatangan meningkat selama dua minggu berturut-turut.

Jumlah pengunjung asal Jepang naik 13,71% dibandingkan minggu sebelumnya menjadi 30.666 orang, didorong oleh perjalanan selama periode liburan Mountain Day dan Obon.

Tiongkok tetap menjadi pasar sumber mingguan terbesar dengan 123.410 kedatangan, meskipun angka tersebut turun 4,02% secara mingguan.

Malaysia menyusul dengan 60.049 pengunjung (turun 5,05%), sementara kedatangan dari India meningkat 4,67% menjadi 41.047 orang.

Korea Selatan menempati peringkat kelima pada minggu tersebut dengan 25.858 kedatangan, mencatat kenaikan sebesar 5,78%.

Penurunan lebih lanjut diperkirakan terjadi pekan depan

Kementerian memperkirakan total kedatangan wisatawan asing akan melambat lebih lanjut pada minggu berikutnya seiring dengan memasuki tahap akhir periode perjalanan liburan musim panas tahun ini.

Share: