Thailand Perpanjang Lockdown Covid-19 di 29 Provinsi

Sektor perbankan dan keuangan diperlonggar. 

Thailand memperpanjang lockdown di 29 provinsi hingga akhir Agustus 2021. Tetapi pembatasan telah dilonggarkan pada sektor perbankan dan layanan keuangan lainnya yang beroperasi di pusat perbelanjaan.

Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) mengkonfirmasi lockdown akan tetap berlaku hingga setidaknya 31 Agustus di provinsi-provinsi yang dikategorikan sebagai zona merah gelap karena lonjakan infeksi virus corona yang terus berlanjut.

Namun, cabang bank dan kantor keuangan non-bank di pusat perbelanjaan akan diizinkan untuk dibuka kembali mulai Rabu hingga akhir bulan.

Kelompok bisnis juga telah mengusulkan agar toko IT, toko umum, dan toko peralatan elektronik juga diizinkan beroperasi untuk kenyamanan publik. Namun Gugus tugas Covid-19 Thailand  menolak permintaan tersebut.

"Kementerian Kesehatan Masyarakat berpandangan bahwa konsumen memiliki cara alternatif untuk membeli produk, seperti pesanan online," kata juru bicara CCSA Taweesilp Visanuyothin setelah pertemuan yang dipimpin oleh Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha.

Usulan mereka agar toko lain diizinkan untuk dibuka kembali akan dibahas pada pertemuan mendatang, tambahnya.

Perpanjangan penguncian hingga akhir bulan hanyalah formalitas karena durasinya sudah dipublikasikan di Royal Gazette pada 1 Agustus, efektif mulai 3 Agustus.

Ini memberikan evaluasi ulang situasi dua minggu setelah penguncian diterapkan.

Sementara itu, CCSA akan mengizinkan turis yang telah divaksinasi penuh yang mengunjungi Phuket di bawah program sandbox untuk menghabiskan tujuh hari di lokasi lain yang ditentukan setelah menghabiskan tujuh hari pertama di pulau itu. 

Pulau tersebut adalah Khao Lak di Phangnga, Koh Yao Yai dan Koh Yai Noi di Phangnga, Pulau Phi Phi di Krabi, Pantai Railey di Krabi, Koh Ngai di TrangcKoh Samui, Phangan dan Tao di Surat Thani

Program yang disebut Phuket 7+7 akan berlaku mulai Senin, menurut juru bicara. (bangkok post)

Share: