Republik Islam Iran akan meninggalkan semua batasan jika terjadi agresi terhadap pulau-pulau Iran yang terletak di Teluk Persia.
Teheran, Suarathailand- Ketua Parlemen Mohammad-Baqer Qalibaf memperingatkan bahwa Iran akan membuat Teluk Persia berlumuran darah para penyerbu jika pulau-pulau negara itu diserang.
Dalam sebuah unggahan di Twitter pada hari Kamis, Qalibaf menekankan bahwa Republik Islam akan meninggalkan semua batasan jika terjadi agresi terhadap pulau-pulau Iran yang terletak di Teluk Persia.
“Tanah Air atau Kematian! Agresi apa pun terhadap tanah pulau-pulau Iran akan menghancurkan semua batasan,” katanya.
“Kami akan meninggalkan semua batasan dan membuat Teluk Persia berlumuran darah para penyerbu.”
Ia juga menyalahkan Presiden AS Donald Trump atas darah tentara Amerika.
AS dan Israel melancarkan tindakan agresi ilegal terhadap Iran pada 28 Februari dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, bersama dengan komandan militer senior, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan negara.
Musuh-musuh Iran sengaja menargetkan struktur sipil Iran, menewaskan sedikitnya 1.348 warga Iran dalam serangan kriminal tersebut.
Iran segera membalas agresi kriminal tersebut dengan melancarkan serangan rudal dan drone ke wilayah yang diduduki Israel serta pangkalan-pangkalan AS di negara-negara regional.



