Thailand Janjikan Bantu Korban Serangan di 44 Lokasi di Wilayah Selatan

Pemberontak diduga melakukan serangan dan pembakaran di 44 lokasi di Thailand Selatan selama Bulan Ramadan.


> Wilayah Pattani terkena dampak serangan paling parah, terjadi di 23 lokasi,

> PM Thailand menelepon PM Malaysia membicarakan serangan di 40 lokasi di Thailand Selatan. 

> Seorang pekerja konstruksi perempuan Myanmar yang bekerja di pompa bensin Pattani tewas.

 

Perdana Menteri Srettha Thavisin menyatakan pemerintah menawarkan bantuan dan perbaikan kepada para korban serangan di 44 lokasi di Yala, Pattani, Narathiwat, dan Songkhla pada pekan lalu.

Demi mencari keadilan, Srettha telah menugaskan tugas menyelidiki rangkaian serangan dan kebakaran di selatan kepada penjabat kepala polisi nasional, Kittirat Phanphet. 

PM Thailand juga menelepon Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim untuk membicarakan kejadian tersebut. 

Malaysia memegang peran penting dalam memediasi perundingan perdamaian antara pemerintah Thailand dan kelompok pemberontak di wilayah selatan. Ada laporan mengenai beberapa pemberontak yang memiliki kewarganegaraan ganda Thailand-Malaysia.

Perdana Menteri menyatakan pelaku di balik serangan mungkin berusaha mengerahkan kekuatan mereka karena pelonggaran langkah-langkah keamanan di wilayah selatan. Namun, ia mencatat bahwa informasi tambahan diperlukan untuk memahami sepenuhnya gelombang agresi baru ini.

Lebih dari 40 lokasi dibakar oleh tersangka pemberontak dalam upaya tersinkronisasi untuk mengganggu perdamaian selama bulan suci Ramadhan. 

Komando Depan Komando Operasi Keamanan Dalam Negeri (Isoc) Wilayah 4 melaporkan bahwa serangan ini terjadi di 44 lokasi berbeda di empat provinsi dari pukul 01.00 hingga 13.45.

Pattani terkena dampak serangan paling parah di 23 lokasi, diikuti oleh Yala 12 lokasi, Narathiwat 7 lokasi, dan Songkhla dengan 2 lokasi.

Seorang pekerja konstruksi perempuan asal Myanmar yang bekerja di pompa bensin Pattani dipastikan tewas dalam serangan tersebut. 

Sebuah tabung gas berisi bahan peledak juga ditemukan di pompa bensin di Tambon Koh Jan. Setelah ditemukan, unit Explosive Ordnance Disposal (EOD) dikerahkan untuk menetralisir ancaman tersebut.

Di Yala, pusat bantuan bersama telah didirikan di distrik Mueang dan Bannang Sata, menurut Wakil Gubernur Anan Bunsamran. Pusat ini akan bertanggung jawab untuk menilai kerusakan properti dan dampaknya terhadap penghuni. 

Evaluasi tersebut akan menjadi dasar penghitungan ganti rugi bagi warga. Namun, Wakil Gubernur tidak dapat memberikan jangka waktu untuk penilaian ini. (bangkokpost, thaiger)

Share: