Spanyol Pastikan Tolak Intervensi Militer ke Negara-negara Amerika Latin

"Spanyol tidak menerima intervensi militer di negara-negara Amerika Latin. Bagi kami, Amerika Latin jauh melampaui kebijakan luar negeri Spanyol," kata Albares.


Madrid, Suarathailand- Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares kepada Financial Times mengatakan Spanyol tidak akan menerima aktivitas intervensi militer di negara-negara Amerika Latin, menanggapi potensi operasi militer AS terhadap Kuba.

Kementerian Luar Negeri Kuba sebelumnya pada Mei mengatakan akan membela diri jika terjadi serangan dari pihak luar.

"Spanyol tidak menerima intervensi militer di negara-negara Amerika Latin. Bagi kami, Amerika Latin jauh melampaui kebijakan luar negeri Spanyol," kata Albares.

"Itu adalah negara-negara yang memiliki ikatan persaudaraan dengan kami. Kami tidak melihat mereka sebagai negara asing," lanjutnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, AS telah meningkatkan tekanan politik dan ekonomi terhadap Kuba.

Secara khusus, pada Januari, Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengizinkan tarif impor dari negara-negara pemasok minyak ke Kuba, dan menyatakan keadaan darurat nasional dengan alasan dugaan ancaman Kuba terhadap keamanan nasional AS.

Langkah tersebut dinilai telah memperburuk kekurangan bahan bakar minyak sekaligus memengaruhi pembangkit listrik, transportasi, produksi pangan, perawatan kesehatan, dan pendidikan di Kuba.

Share: