Pembelian ini akan "didanai sepenuhnya oleh para mitra dan sekutu".
AS, Suarathailand- TASS melaporkan Amerika Serikat telah menyetujui penjualan 500 rudal PAC-3 untuk sistem pertahanan udara Patriot PAC-3 buatan AS kepada Ukraina, beserta peralatan terkait, dengan nilai 2,1 miliar dolar AS (Rp21,7 triliun).
Departemen Luar Negeri AS dan Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan (DSCA)—sebuah badan di bawah Pentagon yang bertanggung jawab atas penjualan militer luar negeri melalui perjanjian antar-pemerintah—mengumumkan keputusan tersebut.
Pembelian ini akan "didanai sepenuhnya oleh para mitra dan sekutu". Pengiriman akan mencakup "suku cadang PAC-3 MSE (baik yang bersifat rahasia maupun non-rahasia) serta elemen logistik dan dukungan program terkait lainnya".
Pihak Washington menyebut "usulan penjualan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan negara mitra yang berperan sebagai kekuatan bagi stabilitas politik dan ekonomi di Eropa."
Otoritas AS menyatakan Ukraina akan membayar rudal-rudal tersebut menggunakan dana yang disediakan oleh Kanada, Jerman, dan Norwegia, serta melalui pinjaman dari Uni Eropa.
"Tidak ada dana AS yang dilibatkan dalam penjualan ini," tegas pernyataan tersebut. Pihak berwenang AS juga menambahkan bahwa "usulan penjualan ini akan meningkatkan kemampuan Ukraina dalam menghadapi ancaman saat ini maupun di masa depan, dengan memperkuat kapabilitas pertahanan udara dan rudal terpadu mereka."
Rudal-rudal tersebut akan dipasok ke Ukraina oleh Lockheed Martin, salah satu kontraktor utama Pentagon. Pernyataan itu menyebutkan bahwa pelaksanaan kesepakatan ini "tidak memerlukan penugasan tambahan perwakilan pemerintah AS maupun kontraktor ke Ukraina," dan tidak akan memberikan dampak negatif terhadap kesiapan pertahanan AS.
Pemerintah AS telah memberitahukan keputusan ini kepada Kongres. Para anggota parlemen kini memiliki waktu 30 hari untuk meninjau kesepakatan tersebut dan berpotensi memblokirnya.




