"Israel terus berupaya menyerang Tepi Barat dan menjadikan situasi di wilayah itu serupa dengan yang terjadi di Jalur Gaza," kata Brejieh.
Tepi Barat, Suarathailand- Sputnik melaporkan Direktur Komisi Perlawanan terhadap Tembok dan Permukiman Palestina, Hassan Brejieh, menuduh Israel berupaya menerapkan kebijakan penghancuran dan pemindahan penduduk yang terjadi di Jalur Gaza ke wilayah Tepi Barat yang diduduki.
"Israel terus berupaya menyerang Tepi Barat dan menjadikan situasi di wilayah itu serupa dengan yang terjadi di Jalur Gaza," kata Brejieh.
Indikasi kebijakan tersebut terlihat di sejumlah kota di dekat perbatasan, seperti Jenin dan Tulkarm.
Brejieh juga mengatakan intensitas serangan kaum pemukim Yahudi terhadap warga Palestina meningkat menjelang pemilihan legislatif Israel yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober.
Brejieh menilai Israel menerapkan strategi ganda di Tepi Barat yang mencakup operasi militer dan pemindahan paksa warga Palestina melalui perluasan permukiman serta peningkatan serangan oleh para pemukim.
Brejieh mengatakan langkah-langkah tersebut bertujuan memperluas kendali Israel atas wilayah Tepi Barat.
Sebelumnya, kepala otoritas pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan pemerintah sedang mempertimbangkan rencana evakuasi desa-desa dan kota-kota Palestina di Tepi Barat.
Menurut Katz, langkah itu diperlukan untuk mencegah terjadinya serangan terhadap warga Israel. (Foto: Dok kehancuran Gaza)



