"Kita sedang menyaksikan kebangkitan semangat agresif militerisme Jepang," kata Maria.
Moskow, Suarathailand- Xinhua melaporkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia Maria Zakharova menyatakan potensi penerapan senjata nuklir ke dalam proses remiliterisasi Jepang yang semakin cepat dapat menimbulkan berbagai ancaman terhadap keamanan nasional Rusia dan mengganggu stabilitas di seluruh kawasan.
Maria menjelaskan argumen menteri pertahanan Jepang baru-baru ini mengenai perlunya diskusi terbuka tentang senjata nuklir tidak dapat dibenarkan atas dasar kepentingan pertahanan diri, mengingat tidak ada negara yang mengancam kedaulatan dan integritas teritorial Jepang.
"Kita sedang menyaksikan kebangkitan semangat agresif militerisme Jepang," kata Maria.
"Kami sekali lagi menyerukan kepada Tokyo terkait hal ini agar mengingat pembelajaran dari sejarah... dan kembali ke jalur pembangunan yang damai," pungkas Maria.



