"Jepang mengambil langkah-langkah sembrono yang semakin memperburuk sedikit hubungan yang masih tersisa antara negara itu dan Rusia," ujar Maria Zakharova.
Moskow, Suarathailand- Xinhua melaporkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengecam paket sanksi ke-27 yang dikeluarkan oleh Jepang dan menyebutnya sebagai tindakan tidak sah.
"Jepang mengambil langkah-langkah sembrono yang semakin memperburuk sedikit hubungan yang masih tersisa antara negara itu dan Rusia," ujar Maria Zakharova, Senin (5/10).
Maria Zakharova mengeluarkan pernyataan itu tiga hari setelah Tokyo mengumumkan paket sanksi ke-27 terhadap Rusia, yang berdampak terhadap 33 badan hukum Rusia dan sembilan individu, serta sejumlah perusahaan di luar negeri. Untuk pertama kalinya, pembatasan itu juga mencakup bidang pelayaran, kata Zakharova.
Zakharova mengkritik otoritas Jepang karena berupaya membenarkan tindakan tersebut dengan "situasi saat ini seputar Ukraina" dan karena menggambarkannya sebagai "kontribusi terhadap penyelesaian damai."
"Kami memandang ini sebagai konfirmasi lain dari kurangnya independensi arah kebijakan luar negeri yang dijalankan oleh Tokyo, yang didikte bukan oleh kepentingan nasional, melainkan oleh solidaritas sembrono Jepang dengan negara-negara yang disebut sepaham di kawasan Euro-Atlantik," ujarnya.



