Pengunjung dari negara tertentu sudah kembali normal seperti sebelum Covid 2019 pada Januari dan Februari.
> 6,4 juta turis kunjungi Thailand dalam dua bulan pertama tahun 2024
> Kedatangan turis asing pada akhir kuartal pertama akan mencapai 9,32 juta
> Mulai 1 Maret, Thailand dan Tiongkok hapus permanen persyaratan visa kedua negara
Kasikorn Research Center (KRiset) memperkirakan Thailand akan menerima 36 juta wisatawan asing pada tahun 2024. Situasi ini berkat membaiknya perekonomian dan kebijakan pendukung pemerintah.
Perkiraan tersebut didasarkan pada 6,4 juta kedatangan wisatawan asing yang tercatat dalam dua bulan pertama tahun ini, peningkatan sebesar 50% dari tahun ke tahun.
Data Kementerian Pariwisata dan Olahraga menunjukkan pada bulan Januari dan Februari, jumlah pengunjung dari negara tertentu sudah kembali normal seperti sebelum Covid 2019. Ini termasuk pengunjung dari Malaysia, Rusia, Korea Selatan, India, Jerman, Perancis, Arab Saudi dan india.
KRiset memperkirakan kedatangan wisatawan asing pada akhir kuartal pertama akan mencapai 9,32 juta, meningkat 42,7% YoY, dan menunjukkan tanda positif untuk sisa tahun ini.
KRiset mengaitkan lonjakan kedatangan wisatawan asing ini dengan membaiknya perekonomian Thailand dan kebijakan promosi pariwisata jangka pendek dan jangka panjang pemerintah.
Kebijakan yang paling menonjol adalah kebijakan bebas visa yang telah diterapkan sejak September tahun lalu yang dimulai dengan pembebasan visa selama lima bulan bagi pengunjung dari Tiongkok dan Kazakhstan, diikuti oleh India dan Taiwan pada bulan November, kata pusat tersebut.
Mulai tanggal 1 Maret, Thailand dan Tiongkok telah saling menghapuskan persyaratan visa bagi warga negaranya secara permanen.
Faktor pendukung lainnya antara lain maskapai yang membuka rute baru ke Thailand serta peningkatan frekuensi penerbangan.
Data dari Otoritas Penerbangan Sipil Thailand menunjukkan Thailand menikmati 34% lebih banyak penerbangan internasional pada Januari-Februari dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau sekitar 68.000 penerbangan, atau sekitar 78% dari jumlah penerbangan yang tercatat pada periode yang sama tahun 2019.

Kriset memperkirakan akan ada lebih banyak rute penerbangan dari negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Skandinavia sepanjang tahun baik dari maskapai penerbangan normal maupun bertarif rendah.
Sementara itu, acara internasional dan olahraga, termasuk Kongres FIFA 2024 yang dijadwalkan pada bulan Mei, akan terus menarik wisatawan asing ke Thailand.
Namun perkiraan KResearch lebih rendah dibandingkan perkiraan Kementerian Pariwisata dan Olahraga, yang memperkirakan sekitar 40 juta wisatawan asing pada tahun 2024, menghasilkan pendapatan pariwisata sekitar 2,3 triliun baht. Kementerian juga memperkirakan wisatawan domestik menyumbang 1,2 triliun baht dari sekitar 200-220 juta perjalanan orang, sehingga membantu pendapatan pariwisata pada tahun 2024 mencapai 3,5 triliun baht.




