Presiden meminta relawan untuk fokus dan membantu pemerintah menghadapi potensi resesi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada para relawan dan loyalis untuk tidak terburu-buru dalam menentukan langkah terkait Pemilihan Presiden 2024.
Mereka diminta fokus membantu pemerintah bersiap menghadapi segala kemungkinan di tengah situasi ketidakpastian global, termasuk potensi resesi.
Pernyataan Jokowi tersebut diungkap Ketua Umum Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Mustar Bona Ventura saat diundang presiden mewakili relawan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 29 Juli.
Presiden meminta relawan untuk fokus dan membantu pemerintah terhadap segala kemungkinan ke depan terkait potensi resesi dan upaya pemerintah melakukan pemulihan ekonomi," kata Mustar.
Pertemuan Jokowi dengan kelompok relawan dilakukan tepat dua pekan setelah ia mengundang sejumlah eksponen aktivis 1998 yang tergabung dalam Persatuan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) ke Istana Kepresidenan pada 15 Juli lalu.
Mustar mengatakan terdapat sekira 30-an perwakilan kelompok relawan yang hadir memenuhi undangan Jokowi ke Istana Kepresidenan Bogor, di antaranya dari Projo, Pospera, Sahabat Buruh Relawan Jokowi, Seknas Jokowi, PENA 98, KIB, Duta Jokowi, Kornas Jokowi, Bara JP, Solmed, RPJB, Pos Raya, GK Center, dan Almisbat.
Sebelumnya Jokowi menyampaikan Bank Dunia memperkirakan 60 negara berpotensi bangkrut dan 40 di antaranya sudah pasti akan mengalami kebangkrutan.
Bank Dunia bersama Dana Moneter Internasional (IMF) juga menggambarkan 2022 akan menjadi tahun yang sulit, tapi 2023 bakal lebih berat lagi. (antara)




