Dua Tentara Israel Lagi Meninggal, Meningkatkan Jumlah Korban Bunuh Diri Militer 2026 Menjadi 16 tentara.
Tel Aviv, Suarathailand- Harian Haaretz melaporkan dua tentara wanita Israel meninggal karena bunuh diri minggu ini, sehingga jumlah tentara aktif yang bunuh diri sejak awal tahun 2026 menjadi 16, menurut sebuah laporan.
Haaretz mengatakan salah satu tentara tersebut bertugas di Batalyon Bardelas di sepanjang perbatasan Mesir-Palestina dan meninggal karena bunuh diri di pangkalan militer di wilayah pendudukan Israel bagian selatan.
Surat kabar itu mengatakan dia ditemukan terluka di pangkalan dan dibawa ke rumah sakit, di mana dia kemudian dinyatakan meninggal.
Dalam laporan lain, harian itu mengatakan tentara kedua, yang bertugas di posisi rahasia di dalam tentara Israel, meninggal karena bunuh diri pada hari Minggu di pangkalan militer Glilot di wilayah pendudukan Israel bagian tengah.
Data yang dikumpulkan oleh Haaretz menunjukkan bahwa setidaknya sembilan personel reguler dan cadangan tambahan yang berpartisipasi dalam genosida Gaza juga bunuh diri setelah menyelesaikan masa dinas aktif sejak awal tahun 2026.
Kematian terbaru ini melanjutkan tren peningkatan bunuh diri di kalangan militer yang dimulai setelah serangan genosida di Gaza pada Oktober 2023, menurut angka yang dikutip dalam laporan tersebut.
Data militer yang dikutip oleh surat kabar tersebut menunjukkan bahwa tujuh tentara aktif meninggal karena bunuh diri antara 7 Oktober dan akhir tahun 2023.
Sementara angka tahunan meningkat menjadi 21 pada tahun 2024 dan naik lebih lanjut menjadi 22 pada tahun 2025, angka tertinggi yang tercatat oleh tentara Israel dalam 15 tahun terakhir.
Kementerian Urusan Militer Israel juga melaporkan peningkatan tajam kasus gangguan stres pasca-trauma (PTSD) di kalangan personel militer sejak genosida Gaza dimulai.
Laporan tersebut menyoroti bahwa kesehatan mental banyak tentara yang bunuh diri telah memburuk setelah perlakuan buruk yang berkepanjangan oleh sistem militer, sehingga menimbulkan pertanyaan lebih lanjut tentang penanganan tentara Israel terhadap personel yang berjuang dengan konsekuensi psikologis dari genosida Gaza.
Baik militer Israel maupun lembaga rezim Israel lainnya tidak merilis angka tahunan untuk tentara yang diberhentikan dan mantan pasukan cadangan yang meninggal karena bunuh diri setelah meninggalkan dinas aktif.
Sejak Israel melancarkan perang genosida terhadap Gaza, pasukannya telah membunuh setidaknya 73.000 warga Palestina dan melukai 173.000 lainnya, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.



