Polisi Thailand Sita 400 Ribu Liter Minyak Selundupan di Teluk Thailand

Penemuan dan penyitaan minyak selundupan dari kapal-kapal ini menggarisbawahi upaya yang tiada henti kepolisian Thailand dalam memerangi kegiatan ilegal di wilayah pesisir.

Kapal-kapal pesisir yang membawa 400.000 liter minyak selundupan ditangkap di Teluk Thailand. Penyitaan tersebut terjadi di lepas pantai distrik Sattahip di provinsi timur Chon Buri. Penangkapan yang terjadi pagi 19 Maret merupakan hasil operasi patroli gabungan kepolisian Divisi Kelautan dan Pemberantasan Kejahatan.

Kapal yang dicurigai berjumlah lima orang itu terletak sekitar 100 mil laut dari garis pantai Sattahip sekitar pukul 7 pagi. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan bahwa kapal-kapal ini secara kolektif mengangkut lebih dari 400.000 liter minyak yang tidak dikenakan pajak. Akibatnya, baik kapal maupun awaknya ditahan.

Awak kapal yang ditangkap, berjumlah lima orang, telah diserahkan ke wilayah hukum Sattahip Polsek yang akan menjalani proses hukum. Sedangkan untuk operasi penyelundupan, penyelidikannya diperluas oleh polisi untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

Penemuan dan penyitaan minyak selundupan dari kapal-kapal ini menggarisbawahi upaya yang tiada henti kepolisian Thailand dalam memerangi kegiatan ilegal di wilayah pesisir.

Besarnya operasi ini menggambarkan langkah signifikan yang diambil pemerintah Thailand untuk mengekang aktivitas penyelundupan. Hal ini juga menyoroti potensi kerugian finansial bagi negara dalam hal pajak yang belum dibayar dari operasi ilegal ini.

Komando Area Angkatan Laut Kedua Angkatan Laut Kerajaan Thailand (RTN) menerima laporan sebuah kapal diduga terlibat penyelundupan ilegal gelap ke kapal penangkap ikan di dekat Songkhla pada 8 Februari. RTN kemudian menindaklanjuti dengan ihak terkait. Kemudian mengungkap kasus ini.

Share: