Polda Papua Sebut Eks TNI Gabung KKB Ikut Penyerangan Warga Sipil di Nduga

Eks prajurit TNI Yotam sebelum kabur ia bertugas di Kompi Senapan C di Senggi, Kabupaten Keerom, Papua.

Direktur Kriminal Umum Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Faizal Rahmadani menyatakan Yotam Bugiangge, eks anggota TNI AD di Batalion Infantri 756/MWS dengan pangkat prajurit dua, telah bergabung dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua pimpinan Egianus Kogoya.

"Memang benar ada laporan bekas prajurit TNI ikut bergabung KKB menyerang warga sipil hingga menewaskan 10 orang di Nogoloid, Sabtu (16/7)," kata Faizal Rahmadani, di Jayapura, Papua, Rabu (20/7).

Rahmadani menjelaskan dari olah TKP yang dilakukan dan keterangan saksi terungkap kedua orang itu, Kogoya dan Bugiangge merupakan otak dari penyerangan itu.

"Egianus Kogoya dan Yotam Bugiangge sudah bergabung dan bersama -sama menyerang warga sipil," kata Rahmadani.

Yotam sebelum kabur bertugas di Kompi Senapan C di Senggi, Kabupaten Keerom, Papua. Ia kabur saat mendapat tugas jaga pada 17 Desember 2021 membawa senjata organik TNI, SS1 V1 kaliber 5,56 mm buatan PT Pindad (Persero).

Pada Sabtu (16/7), kelompok bersenjata di Papua menembaki dan menganiaya warga sipil di Kampung Nogolait hingga menewaskan 10 orang dan dua yang lain luka-luka.

Warga yang meninggal yaitu Yulius Watu, Hubertus Goti, Daeng Marannu, Taufan Amir, Johan, Alex, Yuda Nurusingga, Nasjen, Mahmut Ismain, dan Eliaser Baner. Sedangkan yang luka-luka adalah Sudirman dan Hasdin. (antara)


Share: