Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut tanggapan Iran atas usulan AS untuk mengakhiri konflik tersebut sama sekali tidak dapat diterima.
Teheran, Suarathailand- Dalam unggahan di platform medsos X, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyebut 14 poin usulan perdamaian dari Iran tidak memiliki alternatif untuk menyelesaikan konflik di Timur Tengah.
"Tak ada alternatif selain menerima hak-hak rakyat Iran sebagaimana dijelaskan dalam usulan 14 poin tersebut. Pendekatan lain sepenuhnya tidak akan meyakinkan, hanya kegagalan demi kegagalan," kata Ghalibaf, Senin (11/5).
Qalibaf menyebut semakin lama Amerika Serikat menunda, maka akan semakin banyak warga Amerika membayar pajak.
Pada awal Mei, juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran menyatakan Teheran telah menerima tanggapan dari Amerika terkait usulan rencana perdamaian 14 poin baru usulan Republik Islam Iran.
Kantor Berita Tasnim pada Minggu (10/5) melaporkan usulan tersebut meliputi ketentuan penghapusan sanksi, penetapan kendali penuh Iran atas Selat Hormuz, serta pencairan aset Iran di luar negeri.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut tanggapan Iran atas usulan AS untuk mengakhiri konflik tersebut sama sekali tidak dapat diterima.




