Menkeu AS Putus Asa ke Iran, Sebut akan Terapkan Isolasi Ekonomi Lebih Keras

"Kami akan menerapkan langkah-langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah isolasi ekonomi terhadap suatu negara," kata Bessent.

AS, Suarathailand- Dalam siaran Newsmax, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent pada Kamis (13/8) mengatakan bahwa AS akan menerapkan langkah-langkah yang "belum pernah dilakukan sebelumnya" terhadap Iran.

"Kami akan menerapkan langkah-langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah isolasi ekonomi terhadap suatu negara," kata Bessent.

Menkeu Bessent mengatakan Washington sedang meningkatkan kampanye finansial terhadap Teheran yang dimulai setelah Presiden AS Donald Trump mengaktifkan kembali kebijakan "tekanan maksimum"-nya tahun lalu dan memperkuatnya setelah peluncuran operasi militer terhadap Iran pada Februari.

Menkeu Bessent menambahkan  Departemen Keuangan AS telah menargetkan "rekening bank, dompet kripto, dan aset-aset Iran di seluruh dunia, memutus aliran pembayaran ke para pemimpin rezim maupun pemerintah itu sendiri".

Menkeu Bessent merujuk pada "Operation Epic Fury", kampanye militer gabungan AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari, dan menyatakan bahwa Departemen Keuangan AS kini beralih menuju apa yang disebutnya sebagai "Kemarahan Ekonomi".

Departemen Keuangan AS akan melakukan kombinasi antara isolasi ekonomi dan blokade berkelanjutan terhadap Selat Hormuz.


Share: