Sebelumnya, Indonesia dan UEA telah menjalin kesepakatan kerja sama di bidang pertahanan yang ditandatangani pada tanggal 24 Februari 2020 di Abu Dhabi.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab Mohammed Ahmed Al Bowardi menandatangani protokol kerja sama pengembangan industri pertahanan antara kedua negara, di Abu Dhabi, Kamis, 30 Juni 2022.
“Kerja sama di bidang pertahanan, khususnya industri pertahanan sangat penting bagi kedua negara, terutama untuk pengembangan industri pertahanan di masa depan,” kata Prabowo dalam keterangan tertulis.
Protokol ini bertujuan untuk menyediakan jalan ke depan untuk memajukan dan mengembangkan kerja sama bilateral di bidang industri pertahanan antara kedua belah pihak.
Dalam protokol tersebut terdapat beberapa cakupan. Di antaranya adalah merumuskan strategi untuk meningkatkan keselarasan perencanaan strategis industri pertahanan kedua negara dan merumuskan kebijakan untuk penelitian dan pengembangan bersama.
Selain itu, protokol ini menyangkut produksi bersama, pemasaran internasional, program offset nasional, izin teknologi, penyediaan bakat internasional, dan investasi SDM.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyaksikan penandatanganan kerja sama antara BUMN industri pertahanan Indonesia. PT PAL dengan pemerintah UEA serta PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad dengan swasta UEA.
Sebelumnya, Indonesia dan UEA telah menjalin kesepakatan kerja sama di bidang pertahanan yang ditandatangani pada tanggal 24 Februari 2020 di Abu Dhabi.
Kesepakatan tersebut meliputi saling kunjung antar pejabat Angkatan Bersenjata di berbagai tingkatan, pertukaran informasi, serta kerja sama ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang industri pertahanan. Lalu, peningkatan kapasitas, pengembangan SDM, dan bidang lain yang disepakati bersama.
Untuk menjalankan kesepakatan tersebut, telah diselenggarakan pertemuan Joint Defense Cooperation Plan (JDCP) pada Desember 2021. Ini merupakan langkah awal pembahasan potensi kerja sama pertahanan antara Indonesia dan UEA. (kemenhan, antara)




