Kehilangan sang ayah membuat Messi mempertanyakan masa depannya di dunia sepak bola, sehingga menimbulkan ketidakpastian apakah ia akan melanjutkan kariernya.
Argentina, Suarathailand- Lionel Messi telah rehat dari dunia sepak bola untuk waktu yang belum ditentukan guna berkabung atas meninggalnya sang ayah, Jorge Messi.
Ia telah kembali ke tanah kelahirannya, Argentina, untuk mendampingi keluarganya, dan belum ada jadwal pasti mengenai kapan ia akan kembali ke Inter Miami.
Kehilangan ini membuat Messi mempertanyakan masa depannya di dunia sepak bola, sehingga menimbulkan ketidakpastian apakah ia akan melanjutkan kariernya.
Jorge Messi adalah sosok penting dalam kehidupan putranya; ia tidak hanya berperan sebagai ayah, tetapi juga sebagai teman dan perwakilan bagi Messi sepanjang perjalanan kariernya.
Kapten timnas Argentina, Lionel Messi, telah menangguhkan kewajiban sepak bolanya untuk waktu yang belum ditentukan menyusul meninggalnya sang ayah, Jorge Messi, yang wafat pada usia 68 tahun di Rosario setelah menderita sakit dalam waktu yang cukup lama.
Menurut Foot Mercato, yang mengutip laporan media Argentina termasuk *Doble Amarilla*, peraih delapan gelar Ballon d’Or ini telah menghentikan sementara aktivitas profesionalnya selama ia berada di Argentina untuk berkabung bersama keluarga.
Belum ada jadwal pasti yang ditetapkan untuk kembalinya ia ke Inter Miami, karena sepak bola kini menjadi prioritas kedua sementara ia mencurahkan perhatiannya kepada keluarga.
Messi bertolak ke Rosario setelah kematian ayahnya dan menghadiri upacara penghormatan terakhir yang tertutup bagi publik. Foot Mercato melaporkan bahwa ia didampingi oleh ibu, saudara-saudara, istri, serta anak-anaknya.
Para pemain timnas Argentina, seperti Leandro Paredes, Nicolás Otamendi, dan Ángel Di María, juga dikabarkan akan mengunjungi keluarga tersebut untuk memberikan dukungan.

Peran Jorge Messi dalam Karier Putranya
Bagi bintang asal Argentina tersebut, sosok Jorge Messi jauh lebih dari sekadar seorang ayah. Dalam sebuah penghormatan yang ia unggah di media sosial menggunakan bahasa Spanyol, Messi mengenang sang ayah sebagai sosok teman sekaligus perwakilan yang selalu mendampinginya sejak awal perjalanan karier sepak bolanya.
Messi mengenang bagaimana Jorge selalu mengantarnya berlatih setelah pulang kerja dan tak pernah melewatkan satu pertandingan pun.
Ia menggambarkan ayahnya sebagai sosok yang selalu memahami peran apa yang harus dijalankan pada setiap tahapan hidupnya, serta sosok yang nasihatnya—meski terkadang sempat terjadi perbedaan pendapat—berulang kali terbukti tepat.
Kondisi kesehatan Jorge sempat menjadi perhatian serius menjelang Piala Dunia 2026. Messi mengungkapkan bahwa ayahnya—yang terus mendesaknya untuk tampil di Piala Dunia terakhirnya—jatuh sakit parah hanya beberapa hari sebelum turnamen tersebut dimulai. Ini adalah kali pertama Jorge tidak bisa hadir menyaksikan turnamen yang diikuti putranya.
Argentina berhasil mencapai babak final, namun Jorge tidak dapat hadir. Messi mengungkapkan bahwa ia sebenarnya ingin memenangkan trofi tersebut demi sang ayah, tetapi ia mengalami kendala fisik dan tidak pernah merasa benar-benar bugar. Meskipun Argentina gagal menjadi juara, ia kemudian mengakui bahwa keputusan Jorge untuk mendorongnya tetap bermain adalah langkah yang tepat.
Messi menulis bahwa ia masih sulit memercayai kepergian ayahnya dan sulit menerima kenyataan bahwa mereka tidak akan pernah lagi bertemu atau berbicara satu sama lain. Ia mengungkapkan bahwa mereka biasa berkomunikasi setiap hari dan bertemu kapan pun jadwal profesionalnya memungkinkan.
Kehilangan ini juga membuat Messi mempertanyakan masa depannya di dunia sepak bola. Ia mengakui tidak tahu bagaimana harus melangkah tanpa sang ayah; setelah menghabiskan seluruh hidupnya berkecimpung dalam olahraga ini, kini ia memiliki keraguan besar mengenai berapa lama lagi ia akan melanjutkannya.
Masa Depan Sepak bola Messi Masih Belum Pasti
Muncul berbagai pertanyaan mengenai kelanjutan karier Messi. Media Argentina mulai berspekulasi bahwa ia mungkin akan menjauh dari dunia sepak bola untuk waktu yang belum ditentukan, mengingat bintang Inter Miami itu belum memberikan sinyal kapan ia berencana kembali ke lapangan atau bagaimana ia akan melanjutkan kariernya.
Menjelang usia 39 tahun, Messi menghadapi fase yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam perjalanan kariernya yang gemilang. Prioritas utamanya saat ini tidak lagi berpusat pada sepak bola atau kompetisi, melainkan pada urusan pribadi dan keluarga.
Belum ada konfirmasi bahwa Messi telah memutuskan untuk pensiun. Namun, keputusannya untuk menunda kewajiban profesionalnya tanpa batas waktu telah menimbulkan ketidakpastian besar mengenai langkah selanjutnya.
Setelah lebih dari 20 tahun berkiprah di level tertinggi sepak bola, legenda asal Argentina ini mungkin akan mengambil waktu sebanyak yang ia butuhkan untuk menjauh dari kompetisi dan berkumpul bersama keluarga, sebelum memutuskan apakah akan melanjutkan karier di Amerika Serikat atau benar-benar meninggalkan dunia sepak bola setelah melewati masa yang sangat berarti dalam hidupnya ini.



