Trump telah sepenuhnya menegaskan kembali kebijakan bermusuhannya yang tidak berubah, yang secara semena-mena melanggar kedaulatan, sistem politik, dan kepentingan keamanan DPRK.
Pyongyang, Suarathailand- KCNA melaporkan Kementerian Luar Negeri Korea Utara menyatakan Korut akan terus merespons dengan langkah-langkah paling keras atas kebijakan bermusuhan AS yang berkelanjutan.
"Tak ada perubahan dalam kebijakan kami terhadap AS untuk menanggapi kebijakan bermusuhan mereka yang tidak berubah itu, dengan sikap paling keras hingga akhir," menurut pernyataan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Korea Utara menambahkan para pejabat AS telah menegaskan kembali komitmen mereka terhadap denuklirisasi penuh Korea serta kebijakan mereka yang tidak berubah terhadap Pyongyang.
Pernyataan itu juga menyinggung komentar AS mengenai hak asasi manusia di Korea Utara, rencana latihan trilateral AS-Korea Selatan-Jepang bertajuk "Freedom Edge", serta kegiatan intelijen AS.
"Pemerintahan Trump telah sepenuhnya menegaskan kembali kebijakan bermusuhannya yang tidak berubah, yang secara semena-mena melanggar kedaulatan, sistem politik, dan kepentingan keamanan DPRK melalui kedok 'denuklirisasi', kampanye fitnah 'hak asasi manusia', dan ancaman militer," kata kementerian tersebut.
Korea Utara memperkirakan bahwa kebijakan AS terhadap republik tersebut akan tetap tidak berubah dan berniat untuk menggunakan hak-hak kedaulatannya dengan lebih tegas demi melindungi kepentingan keamanan utamanya.



