Jepang Aktifkan Lagi Pembangkit Tenaga Nuklir Terbesar di Dunia

Fasilitas tersebut telah nonaktif sejak Jepang menghentikan penggunaan tenaga nuklir setelah gempa bumi dan tsunami dahsyat menyebabkan tiga reaktor di pembangkit nuklir Fukushima mengalami peleburan inti.


Niigata, Suarathailand- Jepang kembali menghidupkan pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia pada hari Senin (9 Februari), kata operatornya, setelah upaya sebelumnya dengan cepat dihentikan karena gangguan kecil.

Masalah dengan alarm pemantauan pada bulan Januari memaksa penghentian pengaktifan kembali pertama sejak bencana Fukushima 2011.

Pembangkit Kashiwazaki-Kariwa di wilayah Niigata kembali beroperasi pada pukul 14.00 (13.00 waktu Singapura), kata Tokyo Electric Power Company (TEPCO) dalam sebuah pernyataan.

Fasilitas tersebut telah nonaktif sejak Jepang menghentikan penggunaan tenaga nuklir setelah gempa bumi dan tsunami dahsyat menyebabkan tiga reaktor di pembangkit nuklir Fukushima mengalami peleburan inti.

Namun kini Jepang beralih ke energi atom untuk mengurangi ketergantungannya pada bahan bakar fosil, mencapai netralitas karbon pada tahun 2050, dan memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat dari kecerdasan buatan.

Perdana Menteri konservatif Sanae Takaichi, yang meraih kemenangan telak dalam pemilihan umum pada hari Minggu, telah mempromosikan tenaga nuklir untuk memberi energi bagi raksasa ekonomi Asia tersebut.

TEPCO awalnya mulai mengoperasikan salah satu dari tujuh reaktor di pembangkit listrik Kashiwazaki-Kariwa pada 21 Januari, tetapi mematikannya keesokan harinya setelah alarm sistem pemantauan berbunyi.

Alarm tersebut mendeteksi sedikit perubahan pada arus listrik di salah satu kabel meskipun masih dalam kisaran yang dianggap aman, kata pejabat TEPCO dalam konferensi pers pekan lalu.

Perusahaan telah mengubah pengaturan alarm karena reaktor tersebut aman untuk dioperasikan.

Operasi komersial akan dimulai pada atau setelah 18 Maret setelah inspeksi komprehensif lainnya, menurut pejabat TEPCO.

Share: