Iran akan Pertahankan Selat Hormuz hingga Kompensasi Keluar bagi Iran

“Dari kekuatan di Selat Hormuz hingga menuntut kompensasi, kami tetap teguh pada hak-hak rakyat. Ini adalah komitmen kami untuk Iran yang kuat,” ujar Wapres Iran.


Iran, Suarathailand- Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref, menegaskan Teheran akan tetap teguh dalam mempertahankan hak-haknya “mulai dari Selat Hormuz hingga menuntut kompensasi,” usai perundingan dengan Amerika Serikat (AS) di Islamabad, Pakistan, Sabtu (11/4).

Aref menyoroti persatuan nasional, dengan merujuk pada apa yang ia sebut sebagai meningkatnya kohesi dalam masyarakat, serta menyatakan bahwa pemerintah memandang persatuan tersebut sebagai landasan untuk memajukan kepentingan negara.

“Dari kekuatan di Selat Hormuz hingga menuntut kompensasi, kami tetap teguh pada hak-hak rakyat. Ini adalah komitmen kami untuk Iran yang kuat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Iran tetap berkomitmen untuk melindungi hak-haknya sambil melanjutkan upaya di jalur diplomatik dan nasional.

Delegasi Iran dan AS mengakhiri putaran terbaru perundingan di Islamabad tanpa mencapai kesepakatan.

Negosiasi yang dimediasi oleh Pakistan tersebut berlangsung melalui beberapa putaran diskusi dan pertukaran usulan, namun jalannya perundingan belum menghasilkan adanya terobosan.

Kedua pihak meninggalkan Islamabad dengan sejumlah perbedaan utama yang belum terselesaikan, seraya memberi sinyal bahwa upaya diplomatik lanjutan masih diperlukan.

Perundingan tersebut merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk mengakhiri penyerbuan AS-Israel terhadap Iran yang dimulai pada 28 Februari, di bawah gencatan senjata dua pekan yang rapuh dan dimediasi pada awal pekan ini.

Sumber: Anadolu

Share: