Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, pada hari Jumat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas.
Iran, Suarathailand- Teheran mengecam serangan terhadap sebuah masjid di dalam kompleks kepolisian di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, yang menewaskan sejumlah orang dan melukai lebih dari 100 orang lainnya.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baqaei, pada hari Jumat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas, serta kepada pemerintah dan rakyat Pakistan, menyusul serangan di kota Kohat saat pelaksanaan salat Jumat.
Ia menegaskan kembali "sikap berprinsip Iran untuk mengecam secara tegas segala bentuk terorisme dan ekstremisme kekerasan", seraya menyatakan bahwa "tindakan teroris dan kekerasan yang menargetkan warga sipil serta aparat keamanan sama sekali tidak memiliki pembenaran".
Serangan bom bunuh diri di sebuah masjid dan baku tembak yang menyusulnya di wilayah barat laut Pakistan yang rawan konflik telah menewaskan sedikitnya 31 orang, termasuk 16 anggota kepolisian, serta melukai puluhan orang lainnya. Masjid tersebut mengalami kerusakan parah dan dinding luar kantor polisi runtuh.
Kohat terletak di provinsi Khyber Pakhtunkhwa, dekat perbatasan dengan Afganistan.
Juru bicara Iran tersebut juga menyerukan peningkatan kerja sama dan koordinasi regional untuk memerangi terorisme secara efektif dan berkelanjutan.



