Iran Izinkan Kapal Pengangkut LPG Ketiga Jepang Lewati Hormuz

45 kapal yang terkait dengan Jepang telah terdampar di Teluk Persia, tetapi angka tersebut kini turun menjadi 42.


Hormuz, Suarathailand- AFP melaporkan kapal pengangkut LPG bernama Green Asha, yang berafiliasi dengan Mitsui O.S.K. Lines Jepang, telah menjadi kapal ketiga yang terkait dengan Jepang yang berhasil melewati Selat Hormuz dengan selamat.

Kapal berbendera India itu melaporkan tidak ada kerusakan pada lambungnya dan tidak ada masalah kesehatan di antara awaknya, yang semuanya bukan warga negara Jepang.

Keberhasilan kapal ini dan dua kapal sebelumnya telah mengurangi jumlah kapal yang terkait dengan Jepang yang terdampar di Teluk Persia dari 45 menjadi 42.

Sebuah kapal pengangkut gas minyak cair yang berafiliasi dengan Mitsui O.S.K. Lines Ltd. Jepang telah melewati Selat Hormuz di bawah blokade de facto, menjadi kapal ketiga yang terkait dengan Jepang yang berhasil melakukannya, kata para pejabat perusahaan pelayaran tersebut pada hari Senin (6 April).

Kapal berbendera India, Green Asha, dimiliki oleh afiliasi India dari Mitsui O.S.K., kata para pejabat tersebut. Tidak ada awak kapal Jepang di atas kapal tersebut, yang sedang berlayar menuju India setelah meninggalkan Teluk Persia, tambah mereka.

Sejauh ini, sebuah kapal pengangkut gas alam cair (LPG) yang dimiliki bersama oleh Mitsui O.S.K. dan sebuah perusahaan Oman, bersama dengan kapal tanker LPG lain milik afiliasi India dari perusahaan pelayaran Jepang, telah melintasi selat tersebut.

Menurut kementerian transportasi, setiap kapal, termasuk kapal ketiga, melaporkan tidak ada masalah kesehatan di antara awak kapal dan tidak ada kerusakan pada lambung kapal.

Sejak memburuknya situasi di Iran, 45 kapal yang terkait dengan Jepang telah terdampar di Teluk Persia, tetapi angka tersebut kini turun menjadi 42.

"Pemerintah akan mengintensifkan pengumpulan informasi dan memberikan informasi dengan hati-hati dan teliti," kata Menteri Transportasi Yasushi Kaneko kepada wartawan pada hari Senin.

Share: